Indonesia Summit 2026 Soroti Perubahan Perilaku Belanja dan Tantangan Ekosistem E-Commerce
Indonesia Summit 2026 membahas perubahan perilaku belanja digital, peran kreator, serta upaya menjaga kepercayaan dan keamanan e-commerce.
21:45
27 Januari 2026

Indonesia Summit 2026 Soroti Perubahan Perilaku Belanja dan Tantangan Ekosistem E-Commerce

 

- Tokopedia dan TikTok Shop menggelar Indonesia Summit 2026 pada 27–29 Januari 2026 di Jakarta. Forum ini menjadi ajang diskusi bagi penjual, kreator afiliasi, dan mitra ekosistem untuk membaca perubahan perilaku belanja masyarakat yang kian bergeser ke model discovery e-commerce, yakni belanja berbasis konten, rekomendasi, dan interaksi sosial.

Perubahan ini dinilai semakin relevan dengan proyeksi Indonesia sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Nilai ekonomi digital nasional diperkirakan dapat menembus USD600 miliar pada 2030, dengan kontribusi sekitar 8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan bahwa tahun 2025 menjadi fase penting dalam penguatan konektivitas antar pelaku di ekosistem digital.

“Tahun 2025 menjadi tahun pertumbuhan dan konektivitas bagi kami, di mana Tokopedia dan TikTok Shop makin memperkuat perannya sebagai ekosistem yang menghubungkan jutaan penjual,” ujar Stephanie dalam Indonesia Summit 2026 di Jakarta, Selasa (27/1).

Menurutnya, tantangan ke depan tidak hanya berkutat pada peningkatan transaksi, tetapi juga bagaimana memastikan pelaku usaha lokal dapat bertumbuh secara berkelanjutan di tengah kompetisi yang semakin dinamis.

“Melalui koneksi yang makin erat ini, kami terus mendukung para pelaku usaha lokal agar dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Indonesia Summit 2026 dihadiri ribuan penjual, termasuk UMKM dari berbagai daerah, kreator afiliasi, serta mitra strategis. Sejumlah sesi diskusi difokuskan pada kesiapan penjual menghadapi periode lonjakan belanja seperti Ramadhan, penguatan strategi konten, serta kolaborasi antara penjual dan kreator yang kini berperan penting dalam memengaruhi keputusan konsumen.

Selain membahas pertumbuhan, isu keamanan dan kepercayaan dalam perdagangan digital juga menjadi perhatian. Stephanie mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Juni 2025, Tokopedia dan TikTok Shop melakukan penyaringan ketat terhadap aktivitas penjual dan produk di platform.

“Kami telah menyaring lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual yang belum memenuhi standar kepatuhan, serta meninjau belasan juta produk sebelum ditayangkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, jumlah peninjauan tersebut meningkat rata-rata 506,8 persen dibandingkan enam bulan sebelumnya.
Langkah ini, menurut Stephanie, dilakukan untuk menjaga kualitas layanan dan melindungi konsumen.

“Upaya ini penting agar pengalaman belanja aman bagi konsumen dan jualan nyaman bagi penjual dapat tercipta secara konsisten,” ujarnya.

Penguatan ekosistem juga dilakukan melalui edukasi perlindungan kekayaan intelektual (KI). Sejak 2025, Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha, khususnya UMKM, terkait pentingnya kepemilikan KI.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI, Hermansyah Siregar, menilai perlindungan KI sebagai fondasi utama daya saing usaha lokal di era digital.

“Penguatan perlindungan kekayaan intelektual merupakan fondasi bagi daya saing UMKM dan brand lokal. Inisiatif yang mendorong perdagangan digital yang bertanggung jawab sangat penting untuk membangun ekosistem ekonomi digital yang aman dan adil,” kata Hermansyah dalam kesempatan yang sama.

Selain fokus pada pasar domestik, forum ini juga menyinggung peluang ekspansi brand lokal ke pasar Asia Tenggara. Namun, pelaku usaha diingatkan bahwa ekspansi lintas negara memerlukan kesiapan operasional, pemahaman karakter konsumen, serta kepatuhan terhadap regulasi di masing-masing negara.

Melalui Indonesia Summit 2026, diskursus yang mengemuka tidak hanya soal pertumbuhan e-commerce, tetapi juga arah tata kelola, perlindungan konsumen, serta keberlanjutan UMKM dalam lanskap ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #indonesia #summit #2026 #soroti #perubahan #perilaku #belanja #tantangan #ekosistem #commerce

KOMENTAR