PBSI Terima Alat Gym & Sport Science Rp 10,3 Miliar untuk Olimpiade 2028
Bantuan dan dukungan yang diterima PP PBSI berupa alat gym baru senilai Rp 7,96 miliar dan fasilitas sport science seharga Rp 2,48 miliar. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
22:26
28 Januari 2026

PBSI Terima Alat Gym & Sport Science Rp 10,3 Miliar untuk Olimpiade 2028

–Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mendapatkan dukungan besar dari Kemneterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait fasilitas untuk keperluan atlet Pelatnas PBSI di Cipayung. Yakni berupa alat gym baru dan sport science yang ditotal mencapai Rp 10,3 miliar. 

PBSI menerima alat dan fasilitas tambahan tersebut dari Kemenpora sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi menuju Olimpiade Los Angeles (LA) 2028. Tim bulu tangkis Indonesia diharapkan dapat meraih emas kembali, yang tak ada pada edisi 2024 di Paris. 

Penyerahan dua fasilitas krusial itu dilakukan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (28/1/2026). Hadir Ketua Umum PBSI, Mohammad Fadil Imran dan Gunawan Suswantoro selaku Sekretaris Kemenpora dalam acara serah terima tersebut. 

"Bantuan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan prestasi bulutangkis nasional menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Fadil Imran, Ketua Umum PP PBSI saat menerima dukungan di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (28/1). 

Dukungan total Rp 10,3 miliar itu terdiri dari peralatan Gymnasium dengan nilai kurang lebih Rp 7,96 miliar, yang meliputi berbagai perangkat latihan fisik seperti skill run live, dumbbell, barbell, serta peralatan pendukung lainnya. 

Kehadiran sederet fasilitas itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan fisik atlet Pelatnas PBSI secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Kemudian untuk aspek Sport Science, PP PBSI dapat dukungan dan bantuan dari Kemenpora RI senilai kurang lebih Rp 2,48 miliar untuk pengadaan perangkat Catapult dan Cardiopulmonary Exercise Test. 

Dua perangkat utama tersebut memungkinkan pemantauan dan evaluasi performa atlet secara ilmiah, berbasis data, dan terukur. Sehingga program latihan dapat disusun secara lebih presisi dan efektif. 

Fadil mengatakan bahwa dukungan ini tidak hanya dimaknai sebagai pengadaan sarana dan prasarana, tetapi merupakan bagian dari transformasi sistem pembinaan prestasi nasional. Alat gymnasium dan sport science itu disebut olehnya bakal memberikan dampak signifikan, dalam pembinaan jangka panjang. 

“Bantuan ini bukan sekadar pengadaan alat, melainkan bagian dari transformasi sistem pembinaan prestasi. PBSI terus bergerak dari pendekatan konvensional menuju pendekatan yang semakin ilmiah, terukur, dan berorientasi pada long-term athlete development,” terang Fadil. 

"Ini untuk pembinaan jangka panjang bagi atlet. Kami ingin melakukan pendekatan sport sciences, seluruh alat bantuan ini akan kami kelola sesuai dengan keperluan yang berlaku. Setiap dukungan yang diberi negara benar-benat untuk kualitas dan daya saing indonesia," imbuh dia. 

Sementara itu, Gunawan selaku Sesmenpora menyampaikan bahwa pemberian dukungan fasilitas olahraga kepada PBSI dilakukan karena bulu tangkis merupakan cabang olahraga unggulan. Tim Indonesia memiliki harapan besar untuk memanen prestasi di ajang internasional, khususnya Olimpiade dari cabor tersebut. 

"Pemerintah konsisten memberi dukungan kepada PBSI dan cabor-cabor prioritas lainnya. PBSI ini sangat potensial mencapai Olimpiade. Kami konsisten memberi bantuan sarana dan prasarana," kata Gunawan. 

Gunawan juga menitipkan pesan dari Menpora Erick Thohir, yang berhalangan hadir. PBSI, disebut olehnya harus memanfaatkan investasi itu untuk mendongkrak fisik para atlet, guna mengharumkan Indonesia di Olimpiade 2028. 

"Peralatan gymnasium yang diberi kepada PBSI kami harap bisa maksimal digunakan untuk para atlet dan pengurus yang ada di PBSI. Pesan Pak Menteri dan Pak Presiden adalah 2028 kita harus berprestasi dengan mencapai emas. Itu harapan pak Menteri," ucap Gunawan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah

Tag:  #pbsi #terima #alat #sport #science #miliar #untuk #olimpiade #2028

KOMENTAR