Persebaya Vs Dewa United, Tavares Percaya Kekuatan Kolektif
– Menjelang laga melawan Dewa United pada pekan ke-19 Super League 2025-2026, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa kekuatan kolektif tim menjadi kunci utama.
Bermain sebagai sebuah unit penting untuk meredam lawan yang memiliki banyak pemain penentu.
Sebab, Bernardo Tavares menilai Dewa United sebagai tim dengan kualitas individu tinggi yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam satu momen.
“Mereka memiliki pemain yang bisa memutuskan permainan. Mereka memiliki tim yang kuat,” katanya.
Baca juga: Jadwal Persebaya vs Dewa United, PR Tavares
Namun, Tavares menekankan bahwa Persebaya juga harus memiliki keyakinan penuh terhadap kekuatan sendiri, terutama dalam menjaga organisasi permainan.
“Pada saat-saat permainan, defensif, ofensif, pada transisi, pada setiap bagian ofensif dan defensif, jika kami memiliki organisasi yang baik, jika kami tidak memberikan ruang, jika kami mencoba untuk memenangkan ruang yang mereka bisa manfaatkan," ujar pelatih asal Portugal itu.
"Jika kami tidak membiarkan mereka menembak karena mereka memiliki pemain yang bisa memutuskan permainan saya percaya bahwa di bagian yang kuat dari Dewa, jika kami juga kuat, kami memiliki kesempatan. Kami harus percaya pada tim kami,” imbuhnya.
Baca juga: Persebaya Vs Dewa United: Bernardo Tavares Siapkan Variasi Taktik
Bajul Ijo Jaga Motivasi
Tavares juga menyoroti aspek mentalitas jelang laga melawan Dewa United yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (1/2/2026) malam.
Ia mengingatkan bahwa hasil positif sebelumnya tidak akan memberi keuntungan jika tidak dibarengi motivasi tinggi di laga berikut.
Sebagai catatan, Persebaya kini berupaya memperpanjang catatan kemenangan yang kini telah berumur selama empat laga.
“Kita tahu bahwa pertandingan itu akan sulit. Kita tahu bahwa Dewa memiliki motivasi yang tinggi karena mereka menang. Tapi, kami juga perlu memiliki motivasi yang tinggi,” ujar Bernardo Tavares.
Catatan pertemuan yang kurang berpihak pada Persebaya harus dijadikan anak asuh Tavares sebagai bahan bakar semangat, bukan beban.
Duel penyerang Malut United, David da Silva, dengan bek Persebaya Risto Mitrevski. Hasil Persebaya vs Malut United rampung dengan skor 2-1, Sabtu (10/1/2026) sore WIB di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Dalam lima laga terakhir melawan Dewa United, Persebaya tak pernah menang. Bajul Ijo paling banter hanya menuai tiga skor imbang, sisa dua laga melawan Dewa United berujung dengan kekalahan.
“Karena saya percaya bahwa tim lawan juga datang untuk mencoba menang. Dan sejarah mengatakan bahwa selama tiga tahun Persebaya tidak menang melawan Dewa. Jadi, kami harus melakukan yang terbaik untuk mengubah hal ini,” sambungnya.
Terkait potensi perubahan susunan pemain, termasuk isu instruksi khusus bagi Toni Firmansyah, ia menegaskan bahwa sepak bola adalah permainan kolektif.
“Tidak akan menjadi Toni yang membuat perbedaan. Butuh tim untuk membuat perbedaan. Dan inilah yang kami butuhkan. Kami akan kalah bersama dan kami akan mencoba untuk menang bersama. Ini pasti target kami,” tuturnya.
Tekad Pemain Hadapi Laga Spesial
Sementara itu, pemain Persebaya Risto Mitrevski mengakui laga melawan Dewa United memiliki makna tersendiri baginya. Namun, eks Dewa United itu menegaskan fokus utama tetap pada mempersembahkan kemenangan buat Bajul Ijo.
Baca juga: Persebaya Vs Dewa United, Tavares Mantapkan Skema Transisi Bajul Ijo
“Ini pertandingan yang spesial bagi saya. Tapi, seperti biasa, saya akan berusaha sebaik mungkin. Kami bermain dengan tim yang kuat. Menurut saya, mungkin mereka memiliki tim yang terbaik di liga,” ujar pemain asal Makedonia Utara tersebut.
Mitrevski menegaskan seluruh pemain harus mengeluarkan kemampuan maksimal untuk meraih tiga poin.
“Tapi, jika kami memiliki momentum, saya pikir kami bisa menang tiga poin. Tapi, semua pemain harus memberikan 100 persen seperti di setiap permainan. Dan itulah satu-satunya cara untuk memenangkan permainan di liga ini,” pungkasnya.
Tag: #persebaya #dewa #united #tavares #percaya #kekuatan #kolektif