Gegara Konten Dipakai Latih AI, 3 YouTuber Tuntut Snapchat
Ringkasan berita:
- Tiga YouTuber asal AS menggugat Snap atas dugaan penggunaan video mereka tanpa izin untuk melatih model AI Snapchat, termasuk untuk fitur “Imagine Lens”, dengan memanfaatkan dataset HD-VILA-100M yang seharusnya hanya untuk riset, bukan komersial.
- Kasus ini menambah deretan gugatan hak cipta terhadap perusahaan AI, dengan tuntutan ganti rugi dan penghentian praktik serupa, di tengah tren global di mana kreator, penulis, dan seniman makin aktif menggugat pengembang AI atas penggunaan karya tanpa izin.
- Tiga youtuber asal Amerika Serikat menggugat perusahaan induk Snapchat, Snap, atas dugaan pelanggaran hak cipta. Snap diduga menggunakan video youtuber tanpa izin untuk melatih model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Ketiga penggugat dalam kasus ini memiliki jumlah subsciber sekitar 6,2 juta jika digabungkan. Ketiganya mencakup kreator dengan nama channel "h3h3" yang memikiki 5,52 juta subscriber, dan kreator channel MrShortGame Golf serta Golfholics.
Ketiganya menduga Snap melatih sistem AI-nya dengan konten mereka untuk digunakan dalam fitur AI seperti "Imagine Lens".
Fitur itu memungkinkan pengguna aplikasi Snapchat mengedit gambar menggunakan perintah teks.
Baca juga: CEO YouTube: Lebih dari 1 Juta Channel Bikin Video Pakai AI Tiap Hari
Lebih spesifik, Snap diduga memakai dataset video-language skala besar yang dikenal sebagai HD-VILA-100M.
Dataset yang memuat jutaan video dengan deskripsi teks itu sebenarnya dirancang dan dilisensikan untuk tujuan akademis dan penelitian.
Namun, Snap diduga menggunakan untuk tujuan komersial sehingga dinilai melanggar ketentuan layanan dan batasan lisensi YouTube.
Selain ke Snap, sejumlah youtuber ini juga menyeret perusahaan teknologi lain termasuk Nvidia, Meta, hingga ByteDance ke dalam gugatan sejenis.
Adapun gugatan class action ini akan diajukan ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Pusat California.
Gugatan ini menuntut ganti rugi serta perintah yang dapat menghentikan dugaan pelanggaran hak cipta di masa mendatang.
Baca juga: YouTuber Sewa Helikopter demi Jawab Soal Olimpiade Fisika yang Viral, Jawabannya Beda-beda
Kasus ini menambah deretan gugatan kreator konten terhadap perusahaan pengembang model AI, terkait hak cipta. Sebab, kasus sejenis belakangan juga muncul seperti dari penerbit, penulis, koran, seniman, dan lain sebagainya.
Menurut organisasi nirlaba Copyright Alliance, ada lebih dari 70 kasus pelanggaran hak cipta yang telah diajukan ke perusahaan AI.
Dalam beberapa kasus seperti gugatan sekelompok penulis ke raksasa media sosial Meta, hakim memutuskan memihak Meta.
Namun, dalam kasus lain seperti antara Anthropic dengan sekelompok penulis, Anthropic mencapai kesepakatan dan membayar penggugat untuk menyelesaikan perkara.
Belum diketahui bagaimana hakim menyelesaikan kasus youtuber dengan Snap dkk ini, dihimpun KompasTekno dari TechCrunch.
Tag: #gegara #konten #dipakai #latih #youtuber #tuntut #snapchat