Purbaya soal Pelantikan Wamenkeu Baru: Saya Dengar Februari
16:34
28 Januari 2026

Purbaya soal Pelantikan Wamenkeu Baru: Saya Dengar Februari

- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mendengar pelantikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru pengganti Thomas Djiwandono bakal digelar pada Februari.

Kendati demikian, ia belum mengetahui tanggal pastinya.

"Saya dengar Februari," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Istana Ungkap Pengganti Thomas Djiwandono di Kursi Wamenkeu Belum Diputuskan

Ia justru meminta awak media bertanya kepada pihak Istana Kepresidenan yang dianggapnya lebih tahu terkait rencana itu.

"Enggak tahu, saya nggak tahu. Bertanya (sama) di dalam aja yang mau tahu bocorannya, tuh," tutur dia.

Ia lantas berupaya menebak-nebak tanggal pelantikan sesuai angka identik Presiden Prabowo, yakni angka berunsur 8.

Menurutnya, pelantikan bisa saja tidak digelar pada tanggal 8 lantaran jatuh pada hari Minggu di bulan Februari.

"(Tanggal) 8 Libur, jadi enggak tanggal 8. 18 Atau gimana nih?" seloroh Purbaya.

Baca juga: Profil Juda Agung: Eks Pejabat IMF, Calon Kuat Wamenkeu yang Punya Kekayaan Rp 56 Miliar

Pelantikan kata Purbaya, bisa saja dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2026. Angka itu juga berunsur 8 setelah dijumlahkan antara tanggal 6 dan bulan Februari yang notabene bulan kedua.

"Wah, ungkin bisa, mungkin. Cocokologi lu, cocokologi sudah jago. Nggak, saya nggak tahu. Itu terserah presiden," katanya lagi.

Tak masalah meski Wamenkeu berkurang satu

Di sisi lain, ia menyatakan sejauh ini pekerjaan tetap lancar meski jabatan Wamenkeu tidak lagi diisi oleh tiga orang setelah Thomas ditunjuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

"Cukup dua maksimal. Kalau kurang, bagus. Nggak ada (Plh), di bawahnya (Kemenkeu) kan ada dirjen-dirjen. Saya ngendaliin sama Wamen yang ada sekarang, nggak ada masalah" tandas Purbaya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Istana belum memutuskan sosok yang akan menggantikan Thomas Djiwandono di kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).


Hal ini disampaikannya menyusul sejumlah nama pengganti Thomas yang beredar di publik, termasuk Juda Agung.

"Belum (diputuskan)," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).

Ia menyampaikan, jabatan itu akan diisi oleh siapapun sesuai dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto. Ia pun menyatakan tidak ada reshuffle untuk mengisi jabatan Wamenkeu hari ini.

"Nanti pada waktunya, siapapun yang kemudian kalau diputuskan oleh Bapak Presiden pos yang ditinggalkan harus diisi, nanti akan kami sampaikan. (Tapi reshuffle) Tidak," jawab Prasetyo.

Lebih lanjut Prasetyo menyampaikan, Istana juga belum menentukan jumlah Wakil Menteri Keuangan yang diperlukan. Sebelumnya, ada tiga orang yang menjabat sebagai Wamenkeu.

Presiden Prabowo kata Prasetyo, akan mengkaji lebih lanjut perihal itu.

"Belum, belum, belum. Belum. Nanti kan setelah proses itu kan nanti kita, Bapak Presiden pasti akan melakukan apa namanya, semacam kajian dan meminta pendapat tentunya dengan Menteri Keuangan mengenai pengisian kembali jabatan Wamenkeu yang tadinya diisi oleh Pak Thomas Djiwandono, yang sekarang akan bertugas di Bank Indonesia," jelasnya.

Tag:  #purbaya #soal #pelantikan #wamenkeu #baru #saya #dengar #februari

KOMENTAR