Respon Positif Veloz Hybrid Banjiri Pesanan di Segmen MPV
Toyota New Veloz Hybrid EV.(Istimewa)
17:56
27 Januari 2026

Respon Positif Veloz Hybrid Banjiri Pesanan di Segmen MPV

- Pasca peluncuran Toyota Veloz Hybrid langsung mendapat respons positif dari pasar Indonesia. Ini terlihat banyaknya angka pemesanan yang telah mencapai ribuan unit hanya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan. Wakil Presiden Direktur TAM, Henry Tanoto, mengungkapkan bahwa animo konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan ini sangat menggembirakan.

"Hingga akhir Desember 2025, pemesanan di tahap awal untuk Toyota Veloz Hybrid tercatat hampir menyentuh angka 4.000 unit. Tipe V menjadi model yang paling diminati oleh pelanggan." ujarnya kepada awak media di Jakarta Barat (26/1).

Menurutnya peluncuran Veloz Hybrid menjadi salah satu langkah strategis Toyota untuk mengambil peran aktif dalam mendorong masyarakat Indonesia menuju era kendaraan rendah emisi. Hal ini juga sejalan dengan komitmen global Toyota terhadap keberlanjutan lingkungan.

Pabrikan Jepang penguasa pasar Indonesia tersebut menawarkan harga yang kompetitif. Toyota optimistis bahwa produk ini akan mendapatkan tempat istimewa di hati konsumen tanah air. Seperti diketahui Veloz Hybrid dirakit lokal oleh PT Toyota Indonesia Motor Manufacturing (TMMIN), memanfaatkan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA), yang sebelumnya juga digunakan pada model populer seperti Yaris Cross.

Diatas kertas mobil ini dibekali dengan mesin berkapasitas 1.496cc dengan kode 2NR-VEX yang dilengkapi sistem hybrid seri paralel. Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan untuk beroperasi sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dalam kondisi tertentu, terutama ketika beban kerja mesin berada pada level rendah.

Sebaliknya, pada keadaan lain, baik mesin pembakaran konvensional maupun motor listrik bekerja bersama-sama untuk menggerakkan roda, memberikan efisiensi dan performa optimal. Tenaga mesin konvensional Veloz Hybrid mampu menghasilkan output sebesar 111 PS atau setara 109,4 daya kuda pada putaran 5.500 rpm, dengan torsi puncak mencapai 121 Nm antara 4.000 hingga 4.800 rpm.

Sementara itu, motor listrik yang terintegrasi menawarkan torsi lebih besar, mencapai hingga 141 Nm. Semua tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui sistem transmisi otomatis eCVT yang memberikan perpindahan gigi halus dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Meski belum ada informasi resmi terkait angka konsumsi bahan bakar, pihak Toyota mengklaim bahwa efisiensi Veloz Hybrid mencapai sekitar 40 persen lebih hemat dibandingkan dengan versi konvensionalnya. Sebagai gambaran, Yaris Cross versi hybrid memiliki tingkat konsumsi bahan bakar sekitar 25 hingga 31 kilometer per liter.

Dari segi desain, Toyota Veloz Hybrid masih mempertahankan tampilan eksterior yang familiar, tidak jauh berbeda dibandingkan versi konvensionalnya. Namun, terdapat beberapa detail pembeda seperti emblem khusus HEV (Hybrid Electric Vehicle) pada bagian belakang mobil sebagai ciri khas utamanya.

Selain itu, desain bumper bawah dilengkapi lubang udara berbentuk kotak yang memberikan sentuhan unik pada tampilannya. Untuk varian tertinggi seperti tipe Q dengan aksesori Modellista, gaya eksterior terkesan semakin sporty berkat kehadiran bodi kit tambahan, over fender, side skirt hitam, desain dual-tone yang khas, serta pelek hitam metalik yang menambah kesan modern dan dinamis.

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan empat varian utama untuk menjawab kebutuhan konsumen yang beragam, yaitu V HEV, Q HEV, Q HEV with Modellista, dan Q HEV TSS with Modellista. Kisaran harga mobil keluarga berbasis hybrid ini dimulai dari Rp299 juta untuk varian V HEV hingga Rp390 juta untuk varian tertinggi dengan fitur yang lebih lengkap dan tampilan eksklusif.

Dengan segala fitur unggulan serta pendekatan ramah lingkungannya, Toyota optimis bahwa Veloz Hybrid dapat menjadi pilihan utama bagi keluarga Indonesia yang menginginkan kendaraan modern sekaligus efisien di masa depan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra

Tag:  #respon #positif #veloz #hybrid #banjiri #pesanan #segmen

KOMENTAR