Kisah di Balik Spanduk ''Cono'' Pique, Sindiran Lawas untuk Alvaro Arbeloa yang Muncul Lagi
Gerard Pique, mantan kapten dan ikon Barcelona, kembali menarik perhatian dengan kampanye pemasaran provokatif terbarunya di Spanyol. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)(AFP/OSCAR DEL POZO)
20:44
25 Februari 2026

Kisah di Balik Spanduk ''Cono'' Pique, Sindiran Lawas untuk Alvaro Arbeloa yang Muncul Lagi

Mantan kapten sekaligus ikon Barcelona, Gerard Pique, kembali memicu perbincangan hangat di Spanyol melalui aksi pemasaran provokatif terbarunya.

Gerard Pique dilaporkan memasang sebuah spanduk raksasa di Gran Via, jalan protokol utama di Madrid, yang secara terang-terangan menargetkan manajer Real Madrid saat ini, Alvaro Arbeloa.

Langkah agresif ini diambil Gerard Pique sebagai bagian dari strategi promosi untuk menyambut kembalinya kompetisi King's League dan Queen's League pada 1 Maret mendatang.

Dengan gaya khasnya yang sering memadukan bisnis dan rivalitas personal, Pique membangkitkan kembali memori perseteruan lama yang pernah terjadi antara dirinya dan Arbeloa di masa lalu.

Spanduk yang terbentang di jantung kota Madrid tersebut memuat tulisan "Kami belum begitu terkenal, tetapi kami akan terkenal".

Baca juga: Gerard Pique Optimistis Hansi Flick Bawa Barcelona Berjaya

Menariknya, terdapat penekanan visual pada bagian kata "cono" di dalam kata "conocidos" (dikenal).

Dalam bahasa Spanyol, "cono" berarti kerucut, yang merupakan sindiran tajam Pique kepada Arbeloa dalam sebuah wawancara populer pada tahun 2015 silam.

Kala itu, Pique merespons komentar Arbeloa yang menyebutnya akan berakhir di klub komedi.

Pique kemudian membalas dengan kalimat yang kini menjadi bagian dari sejarah rivalitas kedua klub.

“Arbeloa telah menyatakan dirinya sebagai teman saya, tetapi dia hanyalah kenalan. Dia adalah kenalan kerucut” ujar Pique saat itu.

“Saya tidak punya banyak hal lagi untuk dikatakan, hanya saja Arbeloa adalah kenalan, dan setiap orang dapat menafsirkan apa pun yang mereka inginkan."

"Saya sudah sangat jelas, dan saya tidak punya banyak hal lagi untuk dikatakan tentang itu,” tegasnya.

Baca juga: Legenda Barcelona Gerard Pique Sorot Potensi Besar Sepak Bola Indonesia

Nostalgia "Se Queda" dan Kehadiran Neymar

Gerard Pique jadi salah satu pemain bola dengan piala terbanyak di dunia. Gerard Pique memberikan salam perpisahan emosional seusai kemenangan 2-0 Barcelona atas Almeria di Spotify Camp Nou pada Minggu (6/11/2022) dini hari WIB.AFP/JOSEP LAGO Gerard Pique jadi salah satu pemain bola dengan piala terbanyak di dunia. Gerard Pique memberikan salam perpisahan emosional seusai kemenangan 2-0 Barcelona atas Almeria di Spotify Camp Nou pada Minggu (6/11/2022) dini hari WIB.

Aksi pemasaran di Madrid ini mengingatkan publik pada insiden foto ikonik Pique bersama Neymar Junior di tahun 2017.

Saat itu, Pique mengunggah foto dengan keterangan "se queda" (dia bertahan), namun sang bintang Brasil justru hengkang ke PSG tak lama kemudian.

Mantan gelandang Barcelona, Denis Suarez, mengungkapkan fakta di balik layar mengenai foto tersebut.

“Ada momen ketika kami sudah tahu dia akan pergi. Dengan foto 'dia tetap tinggal', kami sudah tahu dia akan keluar,” ungkap Denis Suarez.

Baca juga: Optimisme Gerard Pique Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia di Masa Depan

Menurutnya, unggahan tersebut muncul karena tantangan dari rekan setim di ruang ganti.

“Kami mulai memberi tahu Pique bahwa dia tidak punya nyali, dan dia mengunggahnya. Pada saat itu, dia praktis sudah pergi,” tambah Suarez.

Menariknya, meski sempat gagal menahan kepergian sang pemain, Pique kini berhasil menggandeng Neymar untuk mendukung proyek Piala Dunia King's League di Meksiko.

Tag:  #kisah #balik #spanduk #cono #pique #sindiran #lawas #untuk #alvaro #arbeloa #yang #muncul #lagi

KOMENTAR