Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan(Reuters)
09:18
25 Februari 2026

Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan

Baca 10 detik
  • Pengadilan Prancis secara resmi memerintahkan Achraf Hakimi untuk diadili atas tuduhan pemerkosaan yang dilaporkan seorang wanita pada awal tahun 2023.
  • Achraf Hakimi secara tegas membantah semua tuduhan dan berharap persidangan tersebut bisa membersihkan nama baiknya secara publik.
  • Pelatih PSG Luis Enrique menyerahkan sepenuhnya nasib pemainnya kepada pihak berwenang dan enggan berkomentar lebih jauh terkait dampak kasus ini terhadap internal tim.

Bintang Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi, dipastikan bakal segera menjalani proses persidangan resmi terkait kasus dugaan pemerkosaan yang menjerat namanya.

Keputusan pengadilan di Prancis ini menjadi babak baru bagi pemain timnas Maroko tersebut setelah tuduhan ini pertama kali mencuat pada Februari 2023 silam.

Melalui pernyataan di media sosial, Achraf Hakimi menegaskan kesiapannya untuk menghadapi meja hijau demi membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah dalam skandal tersebut.

Kasus ini bermula dari laporan seorang wanita yang mengklaim telah dilecehkan oleh sang pemain di kediaman pribadinya yang terletak di wilayah tenggara Paris.

Meskipun sang pemain membantah keras segala tuduhan tersebut, jaksa di pinggiran kota Nanterre tetap memutuskan untuk melanjutkan kasus ini ke tahap peradilan.

"Hari ini, sebuah tuduhan pemerkosaan sudah cukup untuk membenarkan digelarnya sebuah persidangan," tulis Hakimi melalui akun X miliknya pada hari Selasa.

Ia menilai situasi ini terasa tidak adil bagi orang yang tidak bersalah maupun bagi mereka yang benar-benar menjadi korban.

"Saya menunggu persidangan ini dengan tenang, yang akan memungkinkan kebenaran terungkap secara terbuka di hadapan publik," tambah bek sayap tersebut.

Pengacara Hakimi, Fanny Colin, mengungkapkan keberatannya atas keputusan hakim yang tetap membawa kasus ini ke persidangan terbuka.

Fanny mengeklaim bahwa tuduhan tersebut hanya didasarkan pada pernyataan pihak penggugat yang dianggapnya telah menghalangi proses penyelidikan.

Menurut sang pengacara, pihak wanita tersebut sempat menolak pemeriksaan medis, tes DNA, hingga menutup akses terhadap data telepon selulernya.

Bahkan, hasil penilaian psikologis terhadap pelapor disebut menunjukkan kurangnya kejelasan mengenai fakta yang diklaim serta tidak adanya gejala pasca-trauma.

Di sisi lain, Rachel-Flore Pardo selaku pengacara pihak pelapor justru menyambut baik perintah hakim untuk segera mengadili pemain papan atas dunia itu.

Ia menyebut keputusan ini memberikan rasa lega bagi kliennya dan dinilai sudah sangat konsisten dengan bukti-bukti yang tertuang di dalam berkas perkara.

Status Achraf Hakimi sendiri sebenarnya sudah ditetapkan dalam dakwaan awal sejak Maret 2023 untuk memberikan waktu investigasi lebih lanjut.

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, juga turut dimintai tanggapan mengenai pengaruh kasus hukum ini terhadap performa tim maupun status jabatan pemain di lapangan.

Luis Enrique yang sedang mempersiapkan tim menghadapi Monaco hanya memberikan jawaban singkat tanpa mau masuk ke dalam ranah hukum.

"Masalah ini sudah berada di tangan sistem peradilan," ujar mantan pelatih timnas Spanyol tersebut.

Hingga saat ini, pihak klub belum memberikan pernyataan tambahan mengenai status wakil kapten yang masih disandang oleh Hakimi di tengah proses hukum yang berjalan.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #achraf #hakimi #segera #diadili #dalam #kasus #tuduhan #pemerkosaan

KOMENTAR