Asing Net Buy 1,38 Triliun, Berikut Saham-saham yang Diborong
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berbalik arah dan ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa (24/2/2026).
IHSG turun 115,25 poin atau 1,37 persen ke level 8.280,83 di Bursa Efek Indonesia atau BEI. Indeks sempat dibuka menguat sebelum akhirnya tertekan hingga penutupan.
Meski indeks terperosok, investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy Rp 1,38 triliun di seluruh pasar. Net buy di pasar reguler mencapai Rp 621,89 miliar. Pasar tunai dan negosiasi mencatatkan beli bersih Rp 754,96 miliar.
Aksi beli terbesar asing terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk atau BMRI sebesar Rp 592,6 miliar. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk atau BUVA menyusul dengan net buy Rp 477,7 miliar. PT Telkom Indonesia Tbk atau TLKM mencatatkan beli bersih Rp 212,8 miliar.
Baca juga: Rebound Usai Terkoreksi, IHSG Naik 91 Poin di Awal Sesi
Sejumlah saham juga mencatatkan jual bersih atau net sell oleh asing. PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC mencatatkan net sell Rp 141,2 miliar. PT Bumi Resources Tbk atau BUMI sebesar Rp 102,3 miliar. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk atau BIPI sebesar Rp 72,7 miliar.
Perdagangan Rabu (25/2/2026) dibuka dengan penguatan. Data BEI hingga pukul 09.10 WIB menunjukkan IHSG naik 91,53 poin atau 1,11 persen ke level 8.372,36.
Indeks menguat 37,31 poin atau 0,45 persen ke posisi 8.318,14 saat pembukaan. Penguatan berlanjut pada menit awal perdagangan.
Aktivitas transaksi cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 4,99 miliar saham. Nilai transaksi sebesar Rp 2,28 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 286.571 kali.
Baca juga: IHSG Ditutup Melemah 1,37 Persen ke Level 8.280,83
Sebanyak 402 saham berada di zona hijau. Sebanyak 147 saham melemah. Sebanyak 149 saham stagnan.