Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung
Pusat Kebudayaan Mongolia di Tanjung Lesung. (Dok. KEK Tanjung Lesung)
16:12
14 Mei 2026

Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung

Bagi kebanyakan orang, membayangkan Mongolia berarti membayangkan padang rumput yang luas, kaisar legendaris Genghis Khan, dan kehidupan nomaden yang eksotis. Selama ini kita berpikir harus terbang ribuan kilometer untuk merasakannya, tapi ternyata "serpihan" kebudayaan Mongol itu ada di dekat kita, tepatnya di Tanjung Lesung, Banten.

Dalam sesi "Go Mongolia" di Jakarta Marketing Week 2026 baru-baru ini, keunikan ini kembali diperkenalkan sebagai jembatan budaya. Nah, buat kamu yang butuh ide liburan baru yang anti-mainstream, ini dia 5 alasan kenapa Mongolian Culture Center wajib masuk bucket list kamu!

1. Merasakan "Ger", Rumah Ikonik yang Diimpor Langsung

Di sini, kamu bisa masuk ke dalam Ger, tenda tradisional melingkar yang menjadi rumah bagi masyarakat nomaden Mongolia. Bukan sekadar replika, ornamen dan materialnya diimpor langsung sehingga suasana etnisnya terasa sangat kuat. Bagian dalamnya didominasi warna oranye dengan ukiran kayu yang cantik, cocok banget buat kamu yang suka eksplorasi desain unik.

2. Transformasi Menjadi Keluarga Kerajaan Mongol

Jangan cuma melihat, kamu juga bisa mencoba pakaian tradisional asli masyarakat Mongolia. Mulai dari baju kaisar, ratu, hingga panglima perang lengkap dengan singgasananya tersedia di sini. Ini adalah momen terbaik buat ambil foto-foto kece seolah kamu adalah bagian dari sejarah besar bangsa Mongol.

3. Jago Memanah ala Prajurit Genghis Khan

Salah satu kemampuan legendaris bangsa Mongol adalah memanah. Di area tengah Mongolian Culture Center, kamu bisa mencoba latihan memanah layaknya prajurit di masa kejayaannya dulu. Pengalaman ini bakal bikin vibe liburan kamu makin lengkap dan terasa lebih menantang.

4. Simbol 70 Tahun Persahabatan Dua Negara

Mengunjungi tempat ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap hubungan diplomatik antara Mongolia dan Indonesia yang telah berjalan lama. Duta Besar Mongolia untuk Indonesia, D. Enkhtaivan, menyampaikan harapannya:

“Tidak terasa, tahun 2026 menjadi peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Mongolia dan Republik Indonesia. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin erat, tidak hanya dalam kolaborasi budaya, tetapi juga pariwisata dan berbagai bentuk kemitraan lainnya.”

5. Paket Lengkap Wisata: Dari Darat, Laut, hingga Udara

Selain belajar budaya, lokasinya yang berada di kawasan Tanjung Lesung memungkinkan kamu menikmati banyak aktivitas lain. Mulai dari jetski dan snorkeling di laut, berkeliling dengan ATV atau sepeda listrik di darat, hingga menyewa pesawat kecil untuk melihat kemegahan Gunung Krakatau dari udara.

Cara ke Sana dan Tips Menginap

Akses menuju lokasi ini pun kini jauh lebih bersahabat bagi warga Jakarta. Setyono Djuandi (SD) Darmono, Utusan Budaya Mongolia di Indonesia sekaligus founder PT Jababeka Tbk, menjelaskan kemudahan aksesnya:

“Saya berharap masyarakat bisa datang ke Tanjung Lesung, menikmati suasananya, dan merasakan langsung bagaimana uniknya kehidupan budaya Mongolia tanpa harus pergi jauh ke luar negeri.”

  • Waktu Tempuh: Dengan Tol Serang-Panimbang Seksi I, kamu cuma butuh waktu sekitar 2,5 sampai 3 jam dari Jakarta. Nantinya, jika tol rampung sepenuhnya di akhir 2026, perjalanan bisa dipangkas jadi 2 jam saja!
  • Akomodasi: Tidak perlu pusing soal tempat istirahat, karena tersedia berbagai pilihan penginapan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk keluarga, pasangan, maupun kamu yang suka solo traveling.

Jadi, siap untuk melakukan perjalanan budaya lintas negara tanpa perlu paspor? Yuk, langsung gas ke Tanjung Lesung!

Editor: M. Reza Sulaiman

Tag:  #rahasia #liburan #anti #mainstream #mengintip #kehidupan #nomaden #mongolia #tanjung #lesung

KOMENTAR