Skor Persija Vs PSM 2-1, Pelatih Kecewa Laga Berjalan Tanpa VAR
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
06:21
21 Februari 2026

Skor Persija Vs PSM 2-1, Pelatih Kecewa Laga Berjalan Tanpa VAR

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, dan pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, kompak mengutarakan kekecewaannya terkait absennya VAR dalam duel kedua tim.

Persija Jakarta menjamu PSM Makassar pada lanjutan pekan ke-22 Super League 2025-2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Pada laga ini, Macan Kemayoran berhasil keluar sebagai pemenang setelah menumbangkan PSM dengan skor 2-1.

Dwigol Persija diciptakan Alaeddine Ajaraie dan Maxwell Souza. Sedangkan, PSM membalas melalui Sheriddin Boboev.

Di balik kemenangan Persija, terselip cerita kurang menyenangkan di mana teknologi VAR tak bisa digunakan di pertandingan ini dengan alasan kendala teknis.

Baca juga: Persijap vs Persebaya, Puasa Ramadhan dan Tekad Bangkit Bajul Ijo

Pelatih PSM, Tomas Trucha, memberikan protes terkait kondisi tersebut.

Dia mengatakan informasi bahwa duel ini tak bisa menggunakan VAR baru hadir ketika tim melakukan pemanasan.

Kendati demikian, tak ada kejelasan hingga kedua tim mulai bertanding hingga babak pertama usai.

"Kami diinformasikan ketika pemanasan bahwa VAR tidak aktif, dan ofisial masih bekerja untuk memperbaikinya sebelum laga dimulai," kata Trucha dalam konferensi pers pasca pertandingan.

"Kemudian kami menunggu, menunggu, bahkan hingga selesai babak pertama kami belum mendapatkan kabar."

Baca juga: Kekhawatiran Barcelona Meningkat, Sektor Bek Sayap Jadi Perhatian

"Kami sampaikan informasi ini kepada pemain dan tentu saja dengan tidak adanya VAR, pertandingan akan berjalan berbeda, bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk lawan dan juga perangkat pertandingan dalam hal mengambil keputusan," tutur dia.

Kecewa Absennya VAR

Menurut pelatih asal Ceko itu, ketiadaan VAR merupakan sebuah hal yang aneh. Apalagi merujuk pada level kompetisi sepak bola Indonesia yang mulai menanjak.

"Satu hal yang aneh bagi saya atau tidak baik untuk sepak bola Indonesia adalah pertandingan ini tidak menggunakan VAR. Saya pikir kondisi ini tidaklah baik," ungkap juru taktik 54 tahun tersebut.

"Saya tak katakan ini memengaruhi tim, tapi saya pikir dari level sepak bola Indonesia yang saya percaya sudah bagus dan pertandingan ini dilakukan di Jakarta, melibatkan dua klub besar, dua dari lima klub yang memulai sepak bola di Indonesia jika berbicara sejarah, dan juga servis kepada penonton di stadion dan yang menyaksikan di TV, VAR seharusnya bisa berfungsi dengan baik," jelasnya.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio SouzaDokumentasi Persija Jakarta Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

Lebih lanjut, Trucha juga menjelaskan bahwa dengan intensitas pertandingan yang tinggi seperti laga ini, VAR berpotensi menjadi pembeda dan membuat pertandingan berjalan lebih adil. 

Baca juga: FIFA Siapkan Dana Rp1,2 Triliun untuk Gaza, Trump: Bintang Dunia Akan Dilibatkan

"Mungkin jika ada VAR hari ini, mungkin akan ada kemungkinan kartu merah dan sebagainya. Tetapi tak terjadi di laga ini. Padahal terjadi banyak duel yang cukup keras," kata Trucha.

"Dan untuk fair play di liga, jika memang VAR diterapkan di sini, seharusnya di setiap pekan, di seluruh sembilan pertandingan, VAR harus bisa berfungsi dengan baik."

"Tapi, ini sudah terjadi. Dan sebagai pelatih, saya harus mengontrol apa yang bisa saya kontrol," tegasnya.

Kata Pelatih Persija

Kekecewaan juga diutarakan oleh pelatih Persija, Mauricio Souza, terkait hilangnya VAR di laga ini.

Baca juga: Hasil Semen Padang Vs Malut United 2-2: Drama Menit Akhir, Kabau Sirah Comeback

Baginya, VAR bisa membantu wasit untuk mengambil keputusan dengan tegas di tengah tensi pertandingan yang tinggi. 

"Sayang di hari ini tidak ada VAR. Apapun yang menjadi keraguan di laga, VAR harusnya bisa membantu itu," kata pelatih berpaspor Brasil tersebut.

"Jika ada VAR, mereka bisa masuk dalam pengambilan keputusan dan menentukan siapa yang membuat kesalahan. Sayangnya, kita sudah diberi tahu bahwa tidak ada VAR, dan kita tidak bisa lakukan apa-apa," imbuhnya.

Kejadian tidak berfungsinya VAR di Super League musim ini sebelumnya juga sempat hadir di laga PSIM Yogyakarta vs Semen Padang di awal Januari lalu.

Bedanya, VAR di laga tersebut masih sempat berfungsi meski tak 90 menit. Sedangkan, pada duel Persija vs PSM, teknologi pembantu wasit itu sama sekali tak berjalan sepanjang pertandingan.

Tag:  #skor #persija #pelatih #kecewa #laga #berjalan #tanpa

KOMENTAR