Jay Idzes Alami Malam Terburuk di Serie A, Hanya Kalah dari Momen Pahit di Jepang
- Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi momen yang sangat sulit pada pekan ke-24 Liga Italia.
Pemain bertahan andalan Tim Garuda ini mencatatkan hasil negatif bersama Sassuolo.
Idzes menyaksikan klubnya kebobolan lima gol tanpa balas saat menjamu Inter Milan di Stadion MAPEI, pada hari Minggu (8/2/2026).
Kekalahan 0-5 dari tim pemuncak klasemen tersebut merupakan hasil terburuk yang pernah dialami Idzes sepanjang kariernya di Liga Italia.
Data dari Transfermarkt menunjukkan bahwa ia belum pernah merasakan kekalahan sebesar itu di level klub sejak memulai karier profesional.
Baca juga: Hasil Sassuolo vs Inter Milan 0-5, Jay Idzes dkk Tak Berdaya
Pria berusia 25 tahun yang lahir di Mierlo, Belanda, ini memang pernah mengalami kekalahan 1-6 saat bermain untuk FC Eindhoven U21.
Namun, insiden tersebut terjadi di kompetisi Beloften Eerste Divisie, yang merupakan liga untuk tim cadangan atau U21 di Belanda.
Kekalahan tersebut terjadi ketika FC Eindhoven menghadapi PEC Zwolle U21 pada tahun 2017.
Sebelum kalah di tangan Inter, hasil terburuk Idzes di level klub adalah saat ia membela Venezia, di mana ia kebobolan empat gol tanpa balas oleh AC Milan (0-4) pada musim lalu.
Namun, jika mempertimbangkan penampilannya bersama tim nasional, Idzes pernah mengalami hasil yang lebih buruk dari kekalahan melawan Inter Milan.
Baca juga: Analisis Fabio Grosso Usai Jay Idzes dkk Digasak Inter Milan 0-5
Kejadian tersebut terjadi saat timnas Indonesia mengalami kekalahan telak dalam lawatan ke Jepang pada 10 Juni 2025.
Tim Merah-Putih menjalani pertandingan terakhir di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Zona Asia.
Daichi Kamada kala mencetak gol dalam laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Jepang vs Indonesia di Suita City Football Stadium, Osaka, pada Selasa (10/6/2025).
Pahit Kekalahan dari Jepang
Di bawah asuhan Patrick Kluivert, Indonesia dikalahkan Jepang dengan skor 0-6 di Osaka pada 10 Juni 2025 silam.
Trio bek sentral Idzes, Mees Hilgers, dan Justin Hubner tidak mampu mencegah gawang Emil Audero kebobolan dari serangan Daichi Kamada (2), Takefusa Kubo, Ryoya Morishita, Shuto Machino, dan Mao Hosoya.
Dalam fase yang sama, di bawah pelatih yang sama, Jay Idzes juga mengalami kekalahan besar kedua.
Pada debut Kluivert melatih Timnas Indonesia ia melihat skuadnya kalah 1-5 dari Australia di Sydney pada 20 Maret 2025. Idzes juga ambil bagian dalam laga itu.
Kembali ke laga melawan Inter Milan, Jay Idzes mendapatkan rating 5 dari media Italia, Tuttomercatoweb, atas penampilannya dalam laga kontra Inter.
Pemain yang telah mengoleksi 16 caps untuk timnas Indonesia ini dianggap tampil di bawah standar seperti halnya sebagian besar anggota skuad I Neroverdi.
"Dia bertahan sekuat tenaga selama mungkin, tetapi akhirnya ia pun terseret dalam kekacauan secara umum," tulis Sassuolonews.
Federico Dimarco Gemilang
Dalam pertandingan di Stadion Mapei, Inter menyarangkan lima gol tanpa balas ke gawang Sassuolo. Tim tuan rumah kian tak berdaya lantaran sang gelandang Nemanja Matic kena kartu merah.
Bek sayap Inter, Federico Dimarco, tampil mengesankan dengan mencatatkan hattrick assist, satu penyelamatan garis gawang, dan satu tembakan yang mengenai mistar.
Dua umpan dari sepak pojok berhasil diselesaikan dengan sundulan oleh Yann Bisseck dan Manuel Akanji di masing-masing babak.
Satu assist lainnya dari wing-back timnas Italia itu diteruskan oleh Marcus Thuram dengan sontekan tepat di mulut gawang.
Kapten Inter, Lautaro Martinez, juga turut berpartisipasi dengan mencetak gol ketiga melalui tembakan di dalam kotak penalti.
Terakhir, Luis Henrique menambah daftar pencetak gol dengan tembakan voli yang menghunjam deras ke gawang Sassuolo, menutup pesta gol 5-0 Inter di menit ke-88.
Tag: #idzes #alami #malam #terburuk #serie #hanya #kalah #dari #momen #pahit #jepang