Bernardo Tavares Tekankan Karakter Persebaya Usai Tekuk Malut United
Pemain Persebaya Surabaya Gali Frietas dilanggar pemain Malut United Yance Sayuri saat laga pekan ke-17 Super Legaue 2025-2026 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
03:22
11 Januari 2026

Bernardo Tavares Tekankan Karakter Persebaya Usai Tekuk Malut United

- Persebaya Surabaya mengawali era baru bersama pelatih Bernardo Tavares dengan hasil maksimal.

Pada pekan ke-17 Super League 2025-2026, Persebaya Surabaya melanjutkan tren positif dengan meraih kemenangan 2-1 atas Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.

Kemenangan ini tidak hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menjadi gambaran awal filosofi permainan yang ingin dibangun pelatih asal Portugal tersebut. 

“Menurut saya, kita harus memainkan karakteristik yang kita miliki. Jika kita memiliki pemain yang menghibur seperti Gali, yang memainkan permainan menarik, kita harus memaksimalkan karakteristik itu,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Menurutnya, Persebaya tidak selalu bisa memaksakan satu gaya bermain.

Sebab harus disesuaikan dengan karakter pemain, kualitas latihan, serta kekuatan lawan yang dihadapi.

“Terkadang kita bisa melakukannya, terkadang tidak. Mungkin kita harus bergantung pada organisasi, karakteristik pemain yang kita miliki, kemampuan di latihan, dan juga kualitas lawan,” imbuhnya.

Apalagi dalam aspek taktik, ia menjelaskan alasan pemilihan formasi yang lebih agresif. Keputusan tersebut didasarkan pada evaluasi latihan dan karakteristik pemain yang tersedia.

“Kita memilih pemain lebih baik, pemain yang kita pikir bisa menyulitkan musuh yang dihadapi, pemain yang lebih baik di latihan ini,” tutur Bernardo Tavares.

"Terutama kita mencoba untuk memainkan karakteristik pemain yang kita miliki."

Kondisi lapangan yang diguyur hujan saat melawan Malut United juga menjadi tantangan tersendiri.

Namun, ia menilai pemain mampu menyesuaikan diri dengan situasi tersebut.

“Jika kita memiliki pemain seperti Gali, Malik, Bruno, jika kita memiliki pemain yang bisa membuat long pass, short pass, dan bisa memenangkan pemain kedua," ujarnya.

"Seperti yang lihat di lapangan dengan hujan, kadang-kadang pemain berhenti, kadang-kadang pemain tergelincir dengan terlalu banyak kecepatan,” sambungnya.

Pelatih Bernardo Tavares saat menjalani laga debut bersama Persebaya Surabaya melawan Malut United, pekan ke-17 Super League 2025-2026 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pelatih Bernardo Tavares saat menjalani laga debut bersama Persebaya Surabaya melawan Malut United, pekan ke-17 Super League 2025-2026 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.

Meski puas dengan hasil laga debutnya, ia tetap menempatkan kemenangan ini secara proporsional.

Ia tidak ingin tim larut dalam euforia, maupun terpuruk jika hasil tidak sesuai harapan di masa depan.

“Jika kita menang, tidak akan ada yang terlalu baik, dan jika kita kalah, saya percaya tidak akan ada yang terlalu buruk. Sekarang kita senang melihat pemain-pemain datang ke stadion dan senang dengan kondisi pemain,” ujar mantan pelatih PSM Makassar itu.

Selain itu, ia menegaskan pekerjaan Persebaya belum selesai. Fokus tim kini beralih pada pemulihan kondisi dan persiapan menghadapi laga-laga berikutnya yang dinilainya akan semakin menantang.

“Sekarang kita harus bekerja lebih baik, mencoba memulihkan diri, dan mempersiapkan pertandingan berikutnya. Karena yang akan datang adalah pertandingan kedua, semua tim membawa pemain baru, dan itu akan lebih sulit,” sambungnya.

Atas kemenangan dari Malut United membawa klub berjuluk Bajul Ijo naik ke posisi ke-6 klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan perolehan 25 poin.

Sedangkan, Malut United tetap bertahan di peringkat ke-4 dengan 34 poin.

Tag:  #bernardo #tavares #tekankan #karakter #persebaya #usai #tekuk #malut #united

KOMENTAR