Persebaya vs PSM, Rivera Sebut Tiga Poin Harga Mati
Pemain Persebaya Surabaya Francisco Rivera saat laga pekan ke-17 Super League 2025-2026 melawan Malut United yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
16:42
25 Februari 2026

Persebaya vs PSM, Rivera Sebut Tiga Poin Harga Mati

- Dua kekalahan beruntun menjadi alarm bagi Persebaya Surabaya jelang pekan ke-23 Super League 2025-2026.

Setelah tumbang dari Bhayangkara FC dan Persijap Jepara, kini tim dituntut bangkit saat menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (25/2/2026) malam.

Pemain asing Persebaya, Francisco Rivera, menegaskan bahwa fokus tim hanya satu yaitu meraih tiga poin di kandang sendiri.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Persebaya Vs PSM di Super League 2025-2026S

Akan tetapi, skuad Persebaya tidak dalam kondisi ideal karena sejumlah pemain harus absen karena kartu dan cedera.

Namun, ia melihat situasi tersebut sebagai peluang bagi pemain lain untuk membuktikan diri.

"Kami tidak punya waktu banyak, kami sekarang fokus untuk recovery dan analisis PSM Makassar. Kami harus fokus 100 persen untuk 3 poin," ujar pemain asal Meksiko itu.

Tekanan Besar di Kandang Sendiri

Apalagi, bermain di kandang sendiri selalu menghadirkan ekspektasi tinggi.

Ia pun memahami tekanan tersebut, terlebih setelah dua hasil buruk secara beruntun.

Menurutnya, terlepas dari kondisi yang dihadapi tim hasil akhir sering kali menjadi perhatian utama dalam sepak bola.

Baca juga: Persebaya Vs PSM: Antisipasi Bola Mati dan Siasat Tavares Atasi Krisis Pemain

"Kita harus menjadi professional dan the aspect mental pemain yang kecewa setelah kalah di Jepara, tapi di sepak bola kamu ada revans and kita lupakan laga lawan Jepara, kita harus belajar dari kesalahan kebobolan empat kali dari set piece," tutur Francisco Rivera.

"Lawan Makassar kita harus tetap konsisten, tetap fokus dan semoga kita bisa milih tiga poin," imbuhnya.

Setelah menjalani perjalanan panjang laga sebelumnya di Jepara yang menguras energi, ia memastikan proses pemulihan berjalan maksimal.

"Persebaya telah memberi segalanya dan proses pemulihan kami sangat bagus," tuturnya.

"Kami senang dengan Persebaya, sama seperti pemain lainnya, kami harus fokus dan tetap profesional," pungkas mantan pemain Madura United itu.

Pemain Persebaya Surabaya Gali Freitas dijaga dua pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC Putu Gede dan Ryo Matsumura saat laga pekan ke-21 Super League 2025-2026 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Persebaya Surabaya Gali Freitas dijaga dua pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC Putu Gede dan Ryo Matsumura saat laga pekan ke-21 Super League 2025-2026 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026) malam.

Berikut ini beberapa fakta menarik jelang laga Persebaya vs PSM yang menarik untuk disimak :

1. Laga Emosional bagi Bernardo Tavares

Laga Persebaya vs PSM menjadi laga sarat emosional bagi pelatih Bernardo Tavares.

Sebelum membesut Persebaya, ia cukup lama melatih PSM tepatnya di periode 2022-2025 dan berhasil mempersembahkan gelar Liga 1 2022-2023 yang mengakhiri dahaga gelar juara selama 22 tahun di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

2. Beban Psikologis Kedua Tim

Pada laga ini kedua tim tengah dalam tekanan psikologis, sebab keduanya sama-sama menuai hasil buruk di beberapa laga terakhir.

Baca juga: Persebaya Vs PSM: Bajul Ijo Mau Bangkit, Tavares Profesional Hadapi Mantan

Persebaya melewati empat laga terakhir dengan catatan yang kurang mengesankan dengan hasil sekali menang, sekali seri dan dua kali kalah. Hasil buruk ini menunda hasrat Persebaya untuk meramaikan persaingan di posisi empat besar klasemen sementara Super League 2025-2026.

Sementara itu performa PSM juga kurang mengesankan dengan capaian sekali menang, sekali seri, dan dua kali kalah.

3. Persebaya Unggul Catatan Pertemuan

Sejak era Liga 1 yang sekarang berganti Super League, Persebaya dan PSM telah bertemu sebanyak 19 kali.

Dari catatan pertemuan tersebut, Persebaya lebih unggul dibandingkan PSM dengan catatan sembilan kemenangan. Sementara PSM baru mengantongi tujuh kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Di pertemuan terakhir kedua tim yang digelar di Stadion Gelora BJ. Habibie Parepare berakhir imbang 1-1.

Tag:  #persebaya #rivera #sebut #tiga #poin #harga #mati

KOMENTAR