PHE Catat Efisiensi Rp 10,67 Triliun Sepanjang 2025
– PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat efisiensi biaya atau cost optimization sebesar USD 635 juta atau setara Rp 10,67 triliun sepanjang 2025 melalui penguatan Program Optimus di seluruh wilayah operasinya.
Capaian tersebut merupakan hasil dari langkah efisiensi biaya yang dijalankan secara terukur, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan, serta keberlanjutan operasional perusahaan.
Direktur Utama PHE Mery Luciawaty mengatakan capaian ini menunjukkan bahwa Cost Optimization di Subholding Upstream tidak hanya berorientasi pada penghematan.
“Cost optimization melalui Program Optimus kami jalankan sebagai strategi penciptaan nilai,” ujar Mery, melalui keterangannya, Rabu (25/2/2026).
“Fokusnya bukan sekadar menekan biaya, tetapi memastikan setiap inisiatif memberikan dampak nyata terhadap produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasi.”
Implementasi Program Optimus sepanjang 2025 dijalankan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari efisiensi kegiatan produksi dan transportasi, optimalisasi penggunaan fuel, peningkatan efektivitas pengadaan, hingga perbaikan proses bisnis dan sinergi lintas regional serta anak perusahaan.
Baca juga: PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD Sepanjang 2025
Penguatan Program Internal
Program Optimus merupakan program internal Subholding Upstream yang dirancang untuk membangun budaya efisiensi biaya sekaligus mendorong optimalisasi proses kerja di lingkungan operasi.
Melalui program ini, PHE mendorong lahirnya berbagai inisiatif efisiensi yang berfokus pada penciptaan nilai tambah, peningkatan produktivitas, serta penguatan kinerja operasi.
Program ini juga mendorong penguatan komersialisasi dan pengembangan peluang usaha yang berdampak pada peningkatan pendapatan perusahaan.
Baca juga: Pascabencana Sumatera, Bantuan PHE Tembus Rp 5,9 Miliar
Apresiasi dan Komitmen 2026
Capaian Cost Optimization tersebut mendapat apresiasi dalam acara “Cost Optimization Appreciation Day 2025 dan Kick Off Cost Optimization 2026 PT Pertamina (Persero)”.
Dalam rangkaian apresiasi tersebut, Pertamina memberikan penghargaan kepada sejumlah program dan individu yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap capaian Cost Optimization Subholding Upstream sepanjang 2025.
PHE menegaskan bahwa Cost Optimization melalui Program Optimus merupakan strategi penciptaan nilai yang tidak berhenti pada penghematan, namun juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung keberlanjutan kinerja Subholding Upstream.
PHE juga akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.