Rupiah Ditutup Menguat 0,17 Persen ke Posisi Rp 16.800 per Dollar AS
Ilustrasi rupiah. (Shutterstock/Pramata)
16:36
25 Februari 2026

Rupiah Ditutup Menguat 0,17 Persen ke Posisi Rp 16.800 per Dollar AS

Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan Rabu (25/2/2026). Rupiah terapresiasi 29 poin atau 0,17 persen ke level Rp 16.800 per dollar Amerika Serikat (AS).

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan terhadap dollar AS, sejalan dengan menguatnya sentimen hawkish dari sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed).

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dollar AS, setelah beberapa pernyataan hawkish dari pejabat The Fed. Range Rp 16.750 - Rp 16.900,” ucap Lukman saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Rupiah Pagi Melemah di Tengah Hijaunya Mata Uang Regional

Di lain sisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengakhiri perdagangan hari ini di zona hijau. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks ditutup naik 41,394 poin atau 0,50 persen ke level 8.322,227.

Sejak pembukaan di posisi 8.318,145, indeks langsung bergerak fluktuatif. IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.373,483 sebelum terkoreksi tajam ke posisi terendah 8.259,745.

Namun, tekanan jual tersebut tidak berlangsung lama dan indeks kembali menguat hingga penutupan.

Baca juga: Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Telah Undervalued, Apa Penyebabnya?

Sebanyak 336 saham menguat, sementara 335 saham melemah, dan 146 saham stagnan.

Dari sisi likuiditas, volume transaksi mencapai 52,285 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,878 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 2.842.044 kali. Kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp 14.940,786 triliun.

Tag:  #rupiah #ditutup #menguat #persen #posisi #16800 #dollar

KOMENTAR