Ampverse Ekspansi ke Indonesia, Perkuat Ekosistem Game Berbasis Kreator dan Data
Peluncuran Ampverse di Indonesia. (Istimewa).
16:45
25 Februari 2026

Ampverse Ekspansi ke Indonesia, Perkuat Ekosistem Game Berbasis Kreator dan Data

 

- Ekosistem game di Indonesia terus menunjukkan kematangan. Terbaru, perusahaan pemasaran game dan hiburan berbasis kreator, Ampverse, resmi memperluas operasinya ke Indonesia setelah lebih dulu hadir di Singapura, Thailand, dan Filipina.

Langkah ini diklaim bukan sekadar ekspansi geografis, melainkan sinyal bahwa pasar game Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat regional, baik oleh publisher global maupun brand lintas industri.

Dalam enam hingga 12 bulan terakhir, Ampverse melihat adanya perubahan kebutuhan klien. Aktivasi kreator yang sebelumnya bersifat eksperimental kini berkembang menjadi strategi berbasis komunitas dan performa yang lebih terukur.

CEO Ampverse, Charlie Baillie, menyebut Indonesia sebagai pasar penting bagi masa depan game dan hiburan digital di Asia Tenggara.

Menurutnya, yang berubah bukan hanya skala pasar yang semakin besar, tetapi juga ekspektasi klien yang kini menuntut strategi pemasaran berbasis komunitas dengan metrik kinerja yang jelas.

"Indonesia dinilai memiliki fondasi kuat: populasi muda yang dominan, penetrasi mobile game yang tinggi, serta tingkat engagement komunitas yang aktif," kata dia di acara peluncuran di Jakarta, Rabu (25/2).

Dalam periode yang sama, Ampverse juga mencatat meningkatnya perhatian publisher regional dan global terhadap Indonesia, indikasi bahwa pasar domestik sudah memasuki fase komersial yang lebih matang.

Untuk menggarap pasar Indonesia, Ampverse merekrut sejumlah talenta dari industri game dan pemasaran digital, termasuk dari AnyMind Group dan Team Liquid Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memperdalam pemahaman terhadap dinamika lokal—mulai dari karakter kreator, perilaku audiens, hingga pola kolaborasi brand dalam ekosistem game.

Di Indonesia, prioritas awal kolaborasi mencakup sektor telekomunikasi, perangkat keras, FMCG, dan publisher game. Layanan yang ditawarkan meliputi influencer marketing, pengembangan komunitas, serta kampanye media interaktif.

Ke depan, perusahaan juga membidik kategori otomotif, e-commerce, dan layanan keuangan untuk kampanye berbasis performa.

Adapun salah satu teknologi yang dibawa Ampverse ke Indonesia adalah Ampverse Gaming Intelligence (AGI), sistem analitik berbasis AI yang mengolah data kampanye dan basis kreator game di berbagai pasar operasionalnya.

AGI disebut membantu dua keputusan utama: pemilihan kreator dan alokasi anggaran. Pendekatannya bergeser dari sekadar melihat jumlah followers ke analisis perilaku audiens—seperti durasi tonton, retensi, afinitas, hingga performa historis.

Dalam salah satu kampanye, data menunjukkan kreator game skala menengah dengan retensi tinggi mampu mengungguli influencer besar dalam mendorong unduhan. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar penyesuaian distribusi anggaran agar lebih efisien.

Model ini diklaim mencerminkan tren global di industri game marketing, di mana efektivitas kampanye semakin ditentukan oleh kualitas engagement, bukan hanya impresi.

Sementara itu Head of Client Solutions Ampverse, Mohammad Rezza Fachri Pratama, menilai masih banyak brand yang memperlakukan game sebagai ruang penempatan iklan semata.

“Aturan praktis kami sederhana: berkontribusi dulu sebelum promosi. Jika sebuah merek tidak menambah nilai pada pengalaman bermain atau mekanik komunitas, strategi aktivasi perlu dirancang ulang,” katanya.

Pernyataan ini relevan dengan karakter komunitas game di Indonesia yang cenderung kritis terhadap promosi yang terasa artifisial. Brand dituntut memahami kultur, bahasa, hingga logika progres dalam game agar dapat diterima secara organik.

Masuknya Ampverse menandai fase baru dalam ekosistem game nasional. Industri tidak lagi hanya bertumpu pada turnamen esports atau jumlah pemain, tetapi juga pada pengelolaan kreator, monetisasi komunitas, serta pemanfaatan data untuk memastikan efektivitas kampanye.

Dengan meningkatnya minat publisher global dan tumbuhnya ekonomi kreator, Indonesia kini diposisikan sebagai pasar strategis di Asia Tenggara.

 

Editor: Dony Lesmana Eko Putra

Tag:  #ampverse #ekspansi #indonesia #perkuat #ekosistem #game #berbasis #kreator #data

KOMENTAR