Andika-Hendi Cabut Gugatan Pilgub Jateng untuk Jaga Kondusivitas Masyarakat Jawa Tengah
Cagub-Cawagub Jawa Tengah, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, dalam debat kedua di Majapahit Convention (MAC), Semarang, Minggu (10/11/2024). Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Hendi) mencabut gugatan hasil Pilgub Jateng di MK demi jaga kondusivitas masyarakat Jateng.   
09:41
20 Januari 2025

Andika-Hendi Cabut Gugatan Pilgub Jateng untuk Jaga Kondusivitas Masyarakat Jawa Tengah

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Hendi), memutuskan untuk mencabut gugatan hasil Pilgub Jateng di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Langkah ini diambil demi menjaga kondusivitas di tengah masyarakat Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Andika-Hendi, Mulyadi Marks Phillian, dalam sidang perkara 263/PHPU.GUB-XXIII/2025 di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2025). 

Mulyadi menjelaskan bahwa pengajuan pencabutan gugatan dilakukan pada 13 Januari 2025.

"Alasan permohonan ini dicabut dalam rangka menjaga kondusivitas masyarakat di Jawa Tengah, karena Jawa Tengah adalah masyarakat yang mencintai kerukunan, kedamaian, dan guyub," ujar Mulyadi.

Menurut Mulyadi, Andika-Hendi berharap pencabutan gugatan ini dapat menyatukan kembali masyarakat Jawa Tengah yang sempat terbelah akibat dinamika politik. 

Sebelum pencabutan, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi melalui kuasa hukum mereka, Roy Jansen Siagian, meminta MK untuk mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin. 

Dalam sidang pada Kamis (9/1/2025), Andika-Hendi menuding adanya kecurangan yang memengaruhi perolehan suara pasangan Luthfi-Yasin.

Dalam gugatannya, Andika-Hendi meminta MK untuk membatalkan keputusan KPU Jawa Tengah Nomor 200 Tahun 2024, serta menetapkan mereka sebagai pemenang Pilgub Jawa Tengah 2024. 

Mereka juga meminta MK untuk memberikan keputusan yang seadil-adilnya terkait hasil pemilu.

Editor: Theresia Felisiani

Tag:  #andika #hendi #cabut #gugatan #pilgub #jateng #untuk #jaga #kondusivitas #masyarakat #jawa #tengah

KOMENTAR