Pengamat Sebut Elektabilitas Cawalkot Rena Da Frina Jadi Kekuatan Besar Jelang Pilkada Kota Bogor
Rena Da Frina. (ANTARA/Shabrina Zakaria)
09:16
22 November 2024

Pengamat Sebut Elektabilitas Cawalkot Rena Da Frina Jadi Kekuatan Besar Jelang Pilkada Kota Bogor

Posisi elektabilitas calon Wali Kota (cawalkot) Bogor Rena Da Frina dinilai cukup potensial jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 pada tanggal 27 November pekan depan. Apalagi, dari beberapa temuan survei ternyata persentase pemilih bimbang (swing voters) di Kota Bogor masih cukup besar.

Pandangan tersebut dikemukakan analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Ideapol Institute, Yintrosius Bena.

"Meningkatnya elektabilitas Rena Da Frina di Pilkada Kota Bogor menarik perhatian. Masih ada seminggu lagi menuju Pilkada Kota Bogor dan amat mungkin Rena Da Frina suaranya lebih bertambah lagi," ujar Yintrosius.

Menurut Yintrosius, naiknya elektabilitas Rena Da Frina bisa saja sebab masyarakat menilai program serta misi ditawarkan mantan Kadis PUPR Kota Bogor itu lebih menyentuh lapisan bawah.

Lainnya, kerja partai politik (parpol) pengusung bersama tim pemenangan yang efektif setiap harinya mensosialisasikan Rena Da Frina agar dapat diterima masyarakat Kota Bogor.

"Keduanya, visi misi dan kerja parpol pengusung, relawan, maupun tim sukses lain, saling berkaitan. Visi misi Rena Da Frina lah yang disampaikan parpol dan relawan ke masyarakat Kota Bogor supaya diterima," ujar Yintrosius.

Yintrosius menambahkan, cara Rena Da Frina dalam berinteraksi dengan masyarakat saat kampanye dapat juga memberi kesan baik sehingga memikat hati pemilih.

Terbaru, hasil survei Puspoll Indonesia yang dilaksanakan 12-17 November memotret kenaikan elektabilitas paslon Rena Da Frina-Achmad Teddy Risandi yakni 18,4 persen. Paslon Rena-Teddy berada di urutan ketiga setelah Dedie Rachim-Jenal Muttaqien dan Atang Trisnanto-Annida Allivia.

Survei Puspoll Indonesia juga menemukan sebanyak 34,7 persen masyarakat Kota Bogor masih swing voters. Lalu, 36,4 persen masyarakat Kota Bogor baru memantapkan pilihan sepekan jelang Pilkada atau ketika sudah di TPS.

Survei digelar Litbang Radar Bogor pada 4-7 November juga mendapatkan hasil menurunnya elektabilitas paslon Dedie-Jenal meski masih menempati urutan pertama.

Editor: Banu Adikara

Tag:  #pengamat #sebut #elektabilitas #cawalkot #rena #frina #jadi #kekuatan #besar #jelang #pilkada #kota #bogor

KOMENTAR