Kemenag Siapkan Rekrutmen dan Redistribusi Penghulu, Atasi Kekurangan di Daerah
Ketimpangan distribusi penghulu masih terjadi. Di satu sisi ada sejumlah daerah yang masih alami kelangkaan penghulu.
Di sisi lain ada daerah dengan jumlah penghulu berlebih, seperti di wilayah perkotaan. Untuk itu, Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan skema baru distribusi penghulu, untuk mencegah penumpukan.
Untuk mengatasi distribusi penugasan penghulu itu, Kemenag menyiapkan mekanisme pemerataan penempatan penghulu dan pengadaan pegawai baru. Upaya ini dilakukan demi memastikan layanan keagamaan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan, persoalan sebaran penghulu masih menjadi tantangan yang perlu segera dibenahi.
Menurut dia, penempatan penghulu harus dirancang secara sistematis. Agar tidak terjadi penumpukan di wilayah tertentu, khususnya perkotaan. Sementara daerah lain mengalami kekurangan.
“Mindset harus diubah," katanya (24/2). Dia mengatakan penghulu adalah pelayan masyarakat. Sehingga harus siap ditugaskan di berbagai wilayah sesuai kebutuhan organisasi.
Abu menjelaskan, penghulu dituntut memiliki pengalaman teritorial yang luas. Kemudian memahami keragaman masyarakat. Serta adaptif terhadap kondisi sosial dan budaya yang berbeda.
Untuk itu, diperlukan data akurat mengenai kebutuhan riil dan peta sebaran penghulu, terlebih banyak yang akan memasuki masa pensiun.
Saat ini, kata Abu, distribusi penghulu dinilai masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Kondisi tersebut menyebabkan kekurangan SDM penghulu di sejumlah daerah.
Kemenag menilai persoalan itu dapat diatasi melalui pengadaan pegawai baru serta pemerataan penempatan penghulu secara nasional dengan melibatkan Sekretariat Jenderal dan seluruh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur KUA dan Bina Keluarga Sakinah Kemenag Ahmad Zayadi menyebut, masih terdapat daerah yang mengalami kekurangan penghulu.
Salah satunya di Kabupaten Jepara. Karena itu, diperlukan langkah koordinatif lintas unit untuk memastikan pemerataan layanan keagamaan.
Selain penataan distribusi, Kemenag juga mendorong peningkatan kesejahteraan penghulu melalui penguatan tunjangan fungsional dan jenjang karir.
“Kita ingin memastikan penghulu tidak hanya cukup secara jumlah, tetapi juga kuat dari sisi kompetensi, distribusi, dan kesejahteraannya,” tandasnya.
Tag: #kemenag #siapkan #rekrutmen #redistribusi #penghulu #atasi #kekurangan #daerah