Soal Impor Pikap India, Purbaya: Kami Ikuti Pak Dasco Saja...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media usai Konferensi Pers APBN KiTa edisi Februari 2026, Jakarta, Senin (23/2/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
04:16
25 Februari 2026

Soal Impor Pikap India, Purbaya: Kami Ikuti Pak Dasco Saja...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mengikuti pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad terkait penundaan rencana impor 105.000 mobil pikap dari India untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Pak Dasco ada komentar katanya kemarin, kami ikuti Pak Dasco saja,” ujar Purbaya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (24/2/2026) seperti dikutip dari Antara.

Purbaya menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki sikap yang jelas dalam kebijakan tersebut, yakni mendorong penguatan industri dalam negeri.

Baca juga: Bos Agrinas Sebut Belum Ada Keputusan Penundaan Impor Pikap dari India

“Menurut saya, harusnya sih Presiden juga tujuannya adalah menggalakkan industri dalam negeri. Saya pikir Presiden posisinya clear dalam hal ini,” kata dia.

Sebelumnya, Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah menunda rencana impor tersebut. Menurutnya, langkah itu perlu ditangguhkan karena Presiden Prabowo Subianto masih melakukan kunjungan kerja ke luar negeri dan diyakini akan membahas secara rinci rencana tersebut sepulangnya ke Tanah Air.

Dasco juga menilai Presiden akan meminta masukan sekaligus menghitung kesiapan industri otomotif dalam negeri sebelum keputusan diambil.

“Sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Rencana impor pikap oleh PT Agrinas Pangan Nusantara sebelumnya diumumkan oleh perusahaan otomotif India, Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M), melalui laman resmi perusahaan pada 4 Februari 2026. Dalam pengumuman itu, M&M menyebut akan menyuplai 35.000 unit pikap Scorpio.

Pada 20 Februari 2026, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengonfirmasi kepada media di Indonesia terkait rencana impor total 105.000 kendaraan dari India.

Rinciannya terdiri dari 35.000 unit pikap 4x4 dari M&M, 35.000 unit pikap 4x4 dari Tata Motors, serta 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors.

Namun demikian, Joao menyatakan pihaknya siap mengikuti pesan DPR RI untuk menunda impor tersebut. Ia juga memastikan unit kendaraan yang telah tiba di Indonesia masih menunggu arahan resmi pemerintah sebelum digunakan maupun didistribusikan.

Baca juga: Tolak Impor 105.000 Pikap dari India, Ahli Teknik: Industri Lokal Mampu Produksi 1 Juta Unit

Tag:  #soal #impor #pikap #india #purbaya #kami #ikuti #dasco #saja

KOMENTAR