Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Tingkat okupansi hotel di Kota Batu, Jawa Timur, saat long weekend (libur panjang) Hari Raya Waisak 2026 mencapai 80 persen, menurut data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu.
"Alhamdullilah okupansi hotel tinggi, Insyaallah sudah 80 persen yang terhitung pada Sabtu dan Minggu," kata Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Haryadi, dilansir dari Antara, Senin (1/6/2026).
- 5 Wisata di Batu Malang untuk Akhir Pekan, Ada Spot Alam hingga Wisata Instagramable
- Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Tingkat okupansi hotel di Kota Batu capai 80 persen
Meningkat dibanding saat long weekend Idul Adha 2026
Sujud melanjutkan, tingkat hunian hotel pada momen libur panjang Waisak ini mengalami peningkatan sebesar 20 persen, dari masa libur Idul Adha yang sebesar 60 persen.
Menurut dia, pada periode libur Idul Adha 2026, tidak banyak masyarakat yang keluar rumah dan melakukan aktivitas wisata ke luar daerah. Sebab, mereka lebih fokus pada kegiatan ibadah dan pelaksanaan kurban.
Kondisi biasa tentu berbeda dengan masa libur panjang. Pada masa non-libur panjang, angka hunian hotel di Kota Batu tergolong fluktuatif, dengan rata-rata berkisar di angka 30 persen sampai 60 persen pada hari biasa.
Adapun Sujud optimistis tingkat okupansi hotel ini bisa meningkat.
"Kami juga optimistis okupansi hotel bisa mencapai 90 persen karena liburan juga masih berlanjut sampai Senin," kata dia.
- Jadi Hiburan Rakyat, Warga Kota Batu Antusias Nonton Balap Sepeda Downhill
- Waspada Penipuan Vila di Kota Batu, Ini 5 Tips Aman agar Tak Tertipu
Tempat wisata legendaris warga Jawa Timur yakni Taman Rekreasi Selecta ramai pengunjung. Tingkat hunian hotel di Kota Batu, Jawa Timur, mencapai 80 persen saat long weekend Waisak 2026.
Salah satu keunggulan Kota Batu, menurut dia, adalah banyaknya pilihan tempat wisata yang menarik. Hal itulah yang membuat tingkat hunian hotel cukup tinggi.
Keunggulan pilihan tempat wisata tidak berdiri sendiri. Faktor pendukung lain adalah kondisi ekosistem pariwisata yang sangat baik berkat kolaborasi dari seluruh pihak, seperti pemerintah daerah, penyedia jasa layanan wisata, hotel dan restoran.
Tidak ketinggalan para pelaku UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) dan pedagang kaki lima di tempat wisata.
Kendati demikian, PHRI Kota Batu tetap menggiatkan program promosi guna memperkenalkan potensi pariwisata di wilayah tersebut. Apalagi saat ini muncul ketidakpastian akibat situasi konflik global.
"Alhamdullilah di Kota Batu semuanya sudah bersinergi sehingga melahirkan paket atau bundling untuk menguatkan promosi," kata Sujud.
- Ojek di Gunung Buthak via Kota Batu Kini Cuma Sampai Pos 1
- Antisipasi Lesunya Turis Domestik, Kota Batu Bidik Turis Asing
Tag: #okupansi #hotel #kota #batu #capai #persen #saat #long #weekend #waisak #2026