Kesepakatan Tarif Resiprokal: Indonesia Setuju Beli Pesawat dari AS
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump berbincang di sela-sela penandatanganan Perjanjian Tarif Resiprokal (Agreement on Reciprocal Trade/ART) di Washington DC, AS, Kamis (19/2/2026) waktu setempat. (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
14:34
22 Februari 2026

Kesepakatan Tarif Resiprokal: Indonesia Setuju Beli Pesawat dari AS

- Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto mengungkapkan Indonesia menyetujui membeli pesawat dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Haryo menyampaikan, kesepakatan ini diambil demi meningkatkan daya saing industri jasa penerbangan nasional.

"Indonesia setuju untuk melakukan pembelian pesawat, termasuk komponen dan jasa penerbangan, sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing industri jasa penerbangan secara nasional maupun regional," ujar Haryo dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Baca juga: MA AS Batalkan Tarif Trump, Seskab Teddy: RI Sudah Sedia Payung Sebelum Hujan

Haryo memaparkan, sebagai strategi menyeimbangkan perdagangan luar negeri dan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri, Indonesia setuju untuk melakukan pembelian Metallurgical Coal, LPG, Crude Oil, dan Refined Gasoline.

Lalu, Indonesia juga akan meningkatkan pembelian produk pertanian asal AS.

"Yang perutukannya untuk bahan baku kebutuhan industri makanan dan minuman tertentu dan industri tekstil," ucapnya.

Baca juga: MA AS Batalkan Tarif Trump, Seskab Teddy: RI Sudah Sedia Payung Sebelum Hujan

Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat membuka sejumlah peluang investasi dan transaksi strategis.

Termasuk rencana pembelian 50 pesawat Boeing serta peningkatan impor energi hingga 15 miliar dollar AS per tahun.

“Dari kesepakatan Agreement Reciprocal Tariff ini ada beberapa kegiatan yang memang menyangkut di Kementerian Investasi maupun di Danantara, di antaranya ada pembicaraan lanjutan terkait pembelian 50 pesawat oleh Boeing yang nantinya akan kita lanjutkan dengan pihak Boeing,” ujar Rosan dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/2/2026).

Tag:  #kesepakatan #tarif #resiprokal #indonesia #setuju #beli #pesawat #dari

KOMENTAR