USDT Sempat Rp 20.000 di Tokocrypto, CEO: Lonjakan Permintaan Mendadak
Ilustrasi aset kripto. (PEXELS/RDNE STOCK PROJECT)
16:08
22 Februari 2026

USDT Sempat Rp 20.000 di Tokocrypto, CEO: Lonjakan Permintaan Mendadak

Harga stablecoin Tether (USDT) terhadap rupiah sempat menyentuh kisaran Rp 20.000 di platform investasi kripto Tokocrypto.

CEO Tokocrypto Calvin Kizana menjelaskan lonjakan ini dipicu oleh lonjakan permintaan dalam waktu singkat saat likuiditas terbatas.

Calvin menegaskan, harga USDT di Tokocrypto terbentuk secara alami melalui mekanisme pasar terbuka, bukan ditentukan sepihak oleh platform.

Baca juga: Tokocrypto Genap 7 Tahun, Masuk 25 Bursa Kripto Global

Ilustrasi aset kripto. SHUTTERSTOCK/CHINNAPONG Ilustrasi aset kripto.

“Terkait harga USDT terhadap rupiah yang sempat menyentuh kisaran Rp 20.000, kami menegaskan bahwa seluruh transaksi di Tokocrypto berjalan menggunakan mekanisme pasar terbuka, di mana harga terbentuk secara real-time berdasarkan keseimbangan permintaan dan penawaran antar pengguna,” ujar Calvin kepada Kompas.com pada, Minggu (23/2/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan harga terjadi pada periode sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, ketika terjadi peningkatan permintaan USDT secara signifikan dalam waktu singkat.

“Sehingga mendorong harga bergerak lebih tinggi dari kisaran normal. Kondisi ini merupakan bagian dari dinamika pasar yang bisa terjadi di tengah volatilitas tinggi,” katanya.

Calvin memastikan, harga USDT yang sempat melonjak tersebut merupakan harga transaksi riil yang terjadi antar pengguna, bukan hasil penyesuaian sistem internal platform.

Baca juga: Manfaatkan Potensi Besar Aset Kripto di Indonesia, OCBC dan Tokocrypto Luncurkan Solusi Inovatif

“Kenaikan harga tersebut mencerminkan harga riil dari transaksi yang benar-benar terjadi di platform, bukan harga yang ditetapkan secara sepihak atau hasil penyesuaian sistem,” ujarnya.

Menurut dia, lonjakan harga berlangsung sementara dan mulai kembali normal setelah tekanan beli mereda dan likuiditas kembali seimbang.

Ilustrasi aset kripto dan transaksi aset kripto.SHUTTERSTOCK/CHINNAPONG Ilustrasi aset kripto dan transaksi aset kripto.

Pergerakan harga tersebut terjadi dalam periode tertentu, dan setelah kondisi pasar kembali stabil, harga USDT terhadap rupiah secara bertahap kembali ke kisaran yang lebih wajar.

“Saat ini kondisi pasar sudah lebih stabil dan mencerminkan keseimbangan supply dan demand yang lebih sehat,” kata Calvin.

Baca juga: Pasar Kripto Dalam Tren Bearish, Tokocrypto Gratiskan Biaya Trading dan Beli Bitcoin

Calvin juga menegaskan, lonjakan harga USDT tersebut tidak berdampak terhadap operasional maupun layanan Tokocrypto.

“Kenaikan harga USDT tersebut tidak berdampak pada operasional Tokocrypto. Sistem perdagangan, layanan deposit dan penarikan, serta seluruh fitur di platform tetap berjalan normal tanpa gangguan,” ujarnya.

Ia menambahkan, volatilitas harga merupakan karakteristik alami pasar kripto yang bergerak berdasarkan dinamika permintaan dan penawaran.

Tokocrypto mengimbau pengguna untuk selalu memperhatikan kondisi pasar sebelum melakukan transaksi serta menggunakan fitur Limit Order untuk mengelola risiko harga.

Baca juga: Gandeng Tokocrypto, BRI Ventures Luncurkan Blockchain Akselerator

“Integritas dan transparansi tetap menjadi prioritas utama kami,” kata Calvin.

Tag:  #usdt #sempat #20000 #tokocrypto #lonjakan #permintaan #mendadak

KOMENTAR