Kata Ancelotti Soal Mourinho ke Real Madrid dan Taktik Timnas Brasil
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, tetap memberikan pujian kepada para pemainnya meskipun tim Samba mengalami kekalahan 0-1 dari Bolivia dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol pada Rabu (10/9/2025) pagi WIB.(AFP/AIZAR RALDES)
21:28
15 Mei 2026

Kata Ancelotti Soal Mourinho ke Real Madrid dan Taktik Timnas Brasil

- Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti buka suara soal kemungkinan kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid dan kenangan di Piala Dunia 1994 yang digelar di Amerika Serikat.

Carlo Ancelotti akan menangani Timnas Brasil dalam gelaran Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni 2026.

Ancelotti pun mendengar kabar soal kemungkinan kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid dan menurutnya itu merupakan hal yang fantastis.

Anceloti Bahagia Mourinho Kembali ke Real Madrid

Seperti dilansir dari Football Italia, Ancelotti mengaku bahagia dengan munculnya nama Jose Mourinho untuk melatih Los Blancos.

“Kembali ke Real Madrid, saya akan sangat senang untuknya (Mourinho),” kata Ancelotti.

Baca juga: Resmi Perpanjang Kontrak, Carlo Ancelotti Latih Timnas Brasil hingga 2030

“Dia bisa melakukan pekerjaan fantastis, seperti yang selalu dia lakukan di semua klub tempat dia pernah bermain," imbuh eks pelatih Real Madrid itu.

Ancelotti mengingat dua gelar terakhir Timnas Brasil di Piala Dunia yang diraih pada 1994 dan 2002.

Saat itu, Seleccao berada di era berbeda, ketika diperkuat antara lain Romario dan Bebeto di tahun 1994 dan trio Ronaldo, Rivaldo, dan Ronaldinho di 2002.

Ancelotti pun tak lupa dengan taktik Brasil di Piala Dunia 1994 yang tidak menggunakan pemain sayap.

“Namun saya tidak lupa bahwa pada tahun ’94, Brasil bermain dengan dua lini yang terdiri dari empat pemain, dengan empat bek tangguh dan empat gelandang bertahan tangguh: Mazinho, Dunga, Mauro Silva, Zinho," ujar Ancelotti.

Baca juga: Timnas Brasil Rilis Skuad Sementara untuk Piala Dunia 2026, Ancelotti Beri Neymar Kesempatan

"Semuanya gelandang. Tidak ada pemain sayap. Empat gelandang, ditambah talenta besar di lini depan seperti Romario dan Bebeto," imbuhnya.

Para pemain Brasil merayakan gol Estevao saat Timnas Brasil meraih kemenangan 2-0 atas Senegal dalam laga uji coba di Stadion Emirates, London, Sabtu (15/11/2025).AFP/IAN KINGTON Para pemain Brasil merayakan gol Estevao saat Timnas Brasil meraih kemenangan 2-0 atas Senegal dalam laga uji coba di Stadion Emirates, London, Sabtu (15/11/2025).

Kenangan Ancelotti di Piala Dunia 1994 dan Taktik untuk Brasil di Piala Dunia 2026

Saat Brasil memenangi Piala Dunia 1994, Ancelotti rupanya hadir di sana sebagai bagian dari tim yang kalah di babak final, yaitu Timnas Italia.

Saat itu, pelatih berusia 66 tahun ini tengah menjadi asisten pelatih Timnas Italia, Arrigo Sacchi sebelum kemudian memulai karier untuk menangani tim.

Selain mengingat taktik Brasil di Piala Dunia 1994, Ancelotti pun menelaah formasi Brasil di Piala Dunia 2002 untuk menciptakan pendekatan terbaru saat menangani tim.

“Lalu, pada tahun 2002. Tak seorang pun melupakan Ronaldinho, Ronaldo, dan Rivaldo. Tapi saya tidak melupakan bahwa, untuk pertama kalinya di Piala Dunia, Brasil bermain dengan tiga bek tengah,” lanjut Ancelotti.

Baca juga: Siap Perbarui Kontrak di Timnas Brasil, Carlo Ancelotti Minta Kenaikan Gaji untuk Para Asistennya

“Kombinasi antara (organisasi) pertahanan dan bakat adalah kunci keberhasilan, dan kami sedang berupaya mewujudkannya," imbuhnya.

 

Tag:  #kata #ancelotti #soal #mourinho #real #madrid #taktik #timnas #brasil

KOMENTAR