Canda Arief Hidayat, Anak Minta Lahiran di Solo agar Cucu Jadi Wapres
Wisuda Purnabakti Hakim Konstitusi Arief Hidayat, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
13:14
4 Februari 2026

Canda Arief Hidayat, Anak Minta Lahiran di Solo agar Cucu Jadi Wapres

Mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat berseloroh bahwa ia ingin anaknya dapat menjadi seorang wakil presiden, tetapi tidak terwujud.

"Saya sebetulnya pengin anak saya bisa jadi wakil presiden," ujar Arief seraya berseloroh ketika sambutan dalam Wisuda Purnabakti Hakim Konstitusi, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Arief melanjutkan selorohnya itu dengan bercerita bahwa anak bungsunya pernah mengusulkan agar menantu Arief melahirkan di Solo.

Usul itu tak lepas dari keinginan Arief agar anak atau cucunya dapat menjadi presiden atau wakil presiden.

Baca juga: Tak Sedih Pensiun, Arief Hidayat: Saya Sedih kalau MK Teraniaya

"Anak bungsu saya setelah jadi dosen di UNS, waktu (istrinya mau) melahirkan itu ada pilihan melahirkan di Sematang atau Solo. Anak saya Angga mengatakan, 'Pak, ini katanya sudah di USG anak saya laki-laki, berarti cucu Papa nanti laki-laki biar lahir di Solo ya karena kalau lahir di Solo bisa jadi presiden atau wakil presiden," kata Arief.

Menurut Arief, Solo merupakan berkah bagi negara Indonesia.

Ia mendoakan agar keinginannya yang dulu terwujud melalui cucu terakhir.

"Solo itu berkahnya Indonesia, katanya begitu, tapi menjadi presiden atau wakil presiden yang baik itu doa saya pada cucu saya yang terakhir yang laki-laki ini," kata dia.

Baca juga: Cerita Arief Hidayat 13 Tahun Jadi Hakim MK, Dulu Naik Tangga Kuat, Sekarang Goyah

Dalam kesempatan yang sama, Arief menyampaikan terima kasih kepada sang istri yang selalu mendampinginya selama 13 tahun menjadi Hakim MK.

"Tuhan mengatur anak saya sudah besar-besar dan sudah menikah, sehingga istri saya bisa selamanya berada di Jakarta mendampingi saya, sehingga saya terborgol dengan cinta yang luar biasa," ujarnya.

Arief juga menyampaikan terima kasih kepada anak-anaknya.

Baca juga: Arief Hidayat Resmi Pensiun dari Jabatan Hakim MK

Ia menuturkan, anak-anaknya yang memilih karier sebagai dosen di Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Sebelas Maret (UNS), tidak pernah meminta yang aneh-aneh dan merepotkannya.

"Saya terima kasih pada anak-anak saya yang telah mendukung karier bapaknya, tidak merepotkan, tidak pernah aneh-aneh tidak minta ini, minta itu, tapi anak-anak memilih berkarier sebagai dosen yang sekarang yang sulung di Undip dan yang bungsu di UNS dan dua-duanya pengin cuman pengen jadi dosen," ujar Arief.

Arief Hidayat pensiun

Sebagai informasi, Arief Hidayat resmi pensiun dari hakim MK setelah menginjak usia 70 tahun.

Di MK, posisinya akan digantikan oleh Adies Kadir yang namanya telah ditetapkan oleh DPR dalam rapat paripurna pada Selasa (27/1/2026).

Dilansir dari laman resmi MK, Arief Hidayat menjadi Hakim Konstitusi sejak 2013.

Baca juga: Profil Arief Hidayat, Hakim MK yang Pensiun Hari Ini dan Bakal Digantikan Adies Kadir

Setelah dua tahun menjadi Hakim Konstitusi, Arief dipercaya menjadi Ketua MK periode 2014-2017 setelah terpilih secara aklamasi.

Arief Hidayat menggantikan Hamdan Zoelva yang sudah habis masa jabatannya pada 7 Januari 2015.

Selain itu, Arief Hidayat juga pernah mendapatkan beragam penghargaan tanda jasa seperti Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden RI, Bintang Demokrasi dari Presiden Kazakhstan, Satya Lencana Karya Satya sebanyak tiga kali, dan Satya Lencana Pengabdian 25 Tahun dari Universitas Diponegoro.

Tag:  #canda #arief #hidayat #anak #minta #lahiran #solo #agar #cucu #jadi #wapres

KOMENTAR