Prabowo Sampaikan Progres Kompleks Haji ke Petinggi Ormas dan Pimpinan Ponpes di Istana
Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (3/2/2026).(KOMPAS.com/Rahel)
21:58
3 Februari 2026

Prabowo Sampaikan Progres Kompleks Haji ke Petinggi Ormas dan Pimpinan Ponpes di Istana

- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal perkembangan Kompleks Haji, saat melakukan pertemuan dengan sejumlah ormas Islam dan pimpinan pondok pesantren di Istana, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Hal ini diungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar usai ikut menghadiri pertemuan yang berlangsung selama sekitar empat jam itu.

"Juga Bapak Presiden memberikan penjelasan dan informasi tentang perkampungan (kompleks) haji," kata Menag usai pertemuan.

Nasaruddin mengatakan, Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi dapat terwujud berkat keakraban Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Baca juga: Menhaj Sebut Kompleks Haji di Mekkah Belum Bisa Digunakan Tahun 2027

Menurutnya, Indonesia adalah negara pertama yang mendapat kesempatan memiliki properti di Arab Saudi.

"Keakraban Presiden kita dengan MBS (Mohammed bin Salman), sehingga kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti yang ada di kota Mekkah dan Madinah. Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain Indonesia," ungkap dia.

Nasaruddin menambahkan, terowongan yang akan menghubungkan Kampung Haji Indonesia dan Masjidil Haram juga akan dibangun untuk memudahkan akses para jemaah asal Indonesia.

"Alhamdulillah karena Bapak Presiden mempunyai hubungan yang dekat dengan Raja sehingga diberikan kesempatan dan kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas ya, itu mungkin hampir sekitar 60 hektare nanti, antara 1 sampai 3 kilometer dari Ka'bah, tapi nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia itu," kata Nasaruddin.

Baca juga: Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi: Visi Negara Bertemu Ujian Tata Kelola

Di samping itu, Presiden RI juga menyampaikan soal pengembangan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) kepada para petinggi ormas dan pemimpin ponpes.

"Nanti akan ada pengembangan LPDU, Lembaga Pemberdayaan Dana Umat ya. Pundi-pundi keumatan kepada masing-masing agama itu juga nanti mungkin akan ada semacam sentuhan-sentuhan manajemen dari para profesional, sehingga dengan demikian efisiensi efektif akan kita himpun dana-dana umat itu sendiri untuk mereka sendiri ya," ungkap dia.

Dewan Perdamaian atau Board of Peace

Di forum yang sama, pertemuan juga membahas soal Dewan Perdamaian atau Board of Peace.

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengakui ada opsi Indonesia keluar dari Dewan Perdamaian jika tidak sejalan dengan tujuan Indonesia.

"Ya kalau memang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, pertama situasi damai di Gaza sekarang pada khususnya. Kemudian situasi damai di Palestina pada umumnya dan akhirnya nanti adalah kemerdekaan dan kedaulatan Palestina," ujar Sugiono di Kompleks Istana.

"Saya kira itu trajektori yang kita ingin capai, yang kita lihat, saya kira koridor-koridornya ada di situ," sambungnya.

Tag:  #prabowo #sampaikan #progres #kompleks #haji #petinggi #ormas #pimpinan #ponpes #istana

KOMENTAR