Mensos Prihatin Anak SD Bunuh Diri di NTT: Jadi Atensi Bersama
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (3/2/2026).(KOMPAS.com/Rahel)
22:54
3 Februari 2026

Mensos Prihatin Anak SD Bunuh Diri di NTT: Jadi Atensi Bersama

- Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf mengaku prihatin dan menyampaikan duka cita terkait meninggalnya YBS, anak berusia 10 tahun, karena diduga bunuh diri.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini meminta agar kejadian ini menjadi atensi bersama, termasuk pemerintah daerah.

"Tentu kita prihatin dulu ya, turut berduka. Yang kedua, ya tentu ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama, ya tentu bersama pemerintah daerah," ujar Gus Ipul di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Gus Ipul meminta agar pemerintah pusat dan daerah memperkuat pendampingan bagi keluarga yang membutuhkan agar kejadian serupa tak terulang.

Baca juga: Siswa SD di NTT Diduga Bunuh Diri, Negara Diminta Tak Biarkan Anak Pikul Beban Hidup Sendirian

"Kita harus memperkuat pendampingan, kita harus memperkuat data kita, ya kita harapkan tidak ada yang tidak terdata," tegasnya.

Selain itu, ia turut menyorot soal rehabilitasi dan pemberdayaan bagi keluarga yang membutuhkan.

"Ini hal yang sangat penting saya kira kembali kepada data, bagaimana data ini kita saksikan sebaik mungkin sehingga kita bisa menjangkau seluruh keluarga-keluarga yang memang memerlukan perlindungan, memerlukan rehabilitasi dan memerlukan pemberdayaan," kata dia lagi.

Diketahui, seorang anak berusia 10 tahun dengan inisial YBS tewas dan diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada Kamis (29/1/2026) siang.

Baca juga: Tragedi Siswa SD di NTT: Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat untuk Sang Ibu

Sebelum kejadian, siswa yang baru duduk di bangku kelas IV tersebut sempat meminta uang kepada sang ibu untuk membeli buku dan pulpen, sebagaimana dilaporkan Kompas.id pada Senin (2/2/2026).

Tapi, permintaan itu tak bisa dikabulkan karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Kasus ini menyedot perhatian publik secara meluas, bahkan ada anggota DPR yang mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk usut tuntas.

Tag:  #mensos #prihatin #anak #bunuh #diri #jadi #atensi #bersama

KOMENTAR