Profil Satoru Mochizuki, Pelatih Baru Timnas Putri Indonesia yang Pernah Bawa Jepang Juara Piala Dunia Wanita
PSSI | Perkenalan Satoru Mochizuki sebagai pelatih Timnas Wanita Indonesia
15:32
20 Februari 2024

Profil Satoru Mochizuki, Pelatih Baru Timnas Putri Indonesia yang Pernah Bawa Jepang Juara Piala Dunia Wanita

– PSSI melakukan gebrakan untuk sepak bola putri, dengan mendatangkan pelatih asal Jepang, Satoru Mochizuki, sebagai pelatih Timnas Putri Indonesia.

Tercatat, ia pernah membawa Timnas Putri Jepang menjadi juara Piala Dunia Wanita 2011.

Kedatangan Mochizuki merupakan buah dari kemitraan PSSI dengan JFA (Federasi Sepakbola Jepang).

Sebab, terdapat beberapa beberapa sektor kerjasama yang mencakup pendidikan wasit dan pelatihan, terutama dalam konteks sepakbola wanita.

Timnas Putri Jepang dikenal sebagai kekuatan besar dalam dunia sepakbola wanita.

Mereka telah meraih gelar juara dunia pada tahun 2011, medali perak Olimpiade 2012, tiga medali emas Asian Games, dan dua kali menjadi juara Asia.

Maka tidak mengherankan jika PSSI memilih Satoru Mochizuki untuk mengelola Garuda Pertiwi.

Dengan pengalamannya yang cukup baik di bidang sepakbola wanita, pria berusia 59 tahun tersebut menjadi pilihan yang tepat.

"Selamat datang Mr. Satoru Mochizuki! Semoga kehadiran Mr. Mochizuki akan meningkatkan mutu dan kualitas Timnas wanita kita, demi membawa Garuda mendunia," tulis Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Instagram pribadinya.

PROFIL DAN PERJALANAN KARIR SATORU MOCHIZUKI

Mochizuki lahir di Otsu, Shiga, Jepang, pada tanggal 18 Mei 1964. Dia memulai karir sepakbolanya pada tahun 1980 ketika dia bermain untuk Shiga Prefectural Moriyama High School.

Setelah lulus dari sekolah menengah, Mochizuki melanjutkan pendidikannya di Osaka University of Commerce. Selama di sana, dia juga bermain untuk tim sepak bola universitas dalam liga kampus.

Pada tahun 1987, setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, Mochizuki bergabung dengan klub sepak bola Nippon Kokan (NKK). Empat tahun kemudian, ia dipanggil untuk bergabung dengan tim Urawa Red Diamonds.

Mochizuki juga memiliki pengalaman membela tim nasional Jepang antara tahun 1988 dan 1989, meskipun jumlah penampilannya belum diketahui, namun diperkirakan antara satu hingga tujuh penampilan.

Kemudian, pada tahun 1995, Mochizuki bergabung dengan Kyoto Purple Sanga sebagai pemain. Bersama klub asal Kyoto ini, Mochizuki mengakhiri karirnya sebagai pemain pada tahun 1997.

MEMULAI KARIR KEPELATIHAN

Setahun setelah pensiun sebagai pemain, Mochizuki dipercaya sebagai pelatih untuk Kyoto Purple Sanga. Kemudian, pada tahun 2000, ia bergabung dengan Vissel Kobe, namun, kontraknya diputus pada tahun 2001.

Setelah itu, Mochizuki menjadi pelatih untuk tim remaja Omiya Ardija pada tahun 2005. Pengalaman ini membawanya untuk menangani tim nasional Jepang U-16 pada tahun yang sama.

Pada tahun yang sama, ia mulai menjabat sebagai instruktur pelatih untuk Federasi Sepak Bola Jepang (JFA). Selain itu, dari tahun 2006 hingga 2007, Mochizuki menangani tim remaja Urawa Reds.

Setelah itu, dari tahun 2007 hingga 2008, Mochizuki menjabat sebagai pelatih kepala di Pusat Latihan Nasional JFA. Kemudian, pada tahun 2008, ia bergabung sebagai pelatih di tim olahraga Universitas Biwako Seikei.

Tidak lama setelah itu, Mochizuki bergabung dengan staf pelatih tim nasional sepak bola wanita Jepang di bawah naungan JFA. Ia menjabat dalam posisi ini hingga tahun 2012, mencapai sejumlah pencapaian penting.

Antara tahun 2014 dan 2017, Mochizuki menjadi pelatih untuk tim nasional universitas putri Jepang. Pada tahun 2019, ia kembali menjabat posisi tersebut setelah mengalami masa pengangguran.

Sekarang, PSSI secara resmi menunjuk Mochizuki untuk melatih Timnas Wanita Indonesia. Dengan penunjukan ini, Mochizuki menjadi pelatih kedua asal Jepang yang memimpin Timnas Wanita Indonesia, setelah Ichiro Fujita pada tahun 2003.

Editor: Hanny Suwin

Tag:  #profil #satoru #mochizuki #pelatih #baru #timnas #putri #indonesia #yang #pernah #bawa #jepang #juara #piala #dunia #wanita

KOMENTAR