Gubernur Aceh Ungkap Jembatan Antardesa Belum Tersentuh Perbaikan, Warga Menyeberang Sungai Pakai Rakit
Gubernur Aceh Muzakkir Manaf akrab disapa Mualem(DPR RI)
12:14
16 Januari 2026

Gubernur Aceh Ungkap Jembatan Antardesa Belum Tersentuh Perbaikan, Warga Menyeberang Sungai Pakai Rakit

Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengungkapkan, jembatan antardesa hingga antarkecamatan di wilayah Aceh yang terdampak bencana Sumatera belum tersentuh perbaikan.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih.

"Sedangkan jembatan-jembatan di melalui kecamatan, antarkecamatan, antardesa ini masih belum tersentuh, Pak," kata Mualem di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Ia menambahkan, masih banyak warga yang terpaksa menyeberangi sungai menggunakan rakit untuk beraktivitas sehari-hari.

"Jadi ada beberapa kabupaten di Aceh, yaitu Aceh Timur dan juga Aceh Utara masih menggunakan rakit, Pak," kata dia. 

Mualem pun meminta pemerintah pusat segera mengambil kebijakan agar warga dapat menyeberangi sungai-sungai besar yang lebarnya mencapai 100 hingga 150 meter.

Meskipun begitu, Mualem melaporkan bahwa jembatan di Aceh yang menghubungkan jalan nasional telah rampung 60 persen.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menyampaikan laporan terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia sebanyak 1.189 jiwa berdasarkan pemutakhiran data hingga Senin (12/1/2026).

"Tercatat total korban meninggal dunia mencapai 1.189 jiwa, dengan rincian 550 jiwa di Aceh, 375 jiwa di Sumatera Utara, 231 jiwa di Sumatera Barat," kata Abdul Muhari dalam keterangan pers, Rabu (14/1/2026).

Sementara itu, masih ada 33 jiwa lainnya masih dalam proses identifikasi.

"Bencana ini juga mengakibatkan 141 orang hilang dan memaksa 195.542 jiwa mengungsi," ucapnya.

Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi tertinggi mencapai 67.876 jiwa.

Untuk mempercepat langkah pemulihan, pemerintah telah menetapkan status darurat di berbagai daerah.

"Perpanjangan status tanggap darurat dilakukan di enam daerah di Provinsi Aceh serta transisi darurat di puluhan kabupaten/kota lainnya di ketiga provinsi terdampak," jelasnya.

Tag:  #gubernur #aceh #ungkap #jembatan #antardesa #belum #tersentuh #perbaikan #warga #menyeberang #sungai #pakai #rakit

KOMENTAR