Ada Bahaya Serangan Mental, Pemerintah Diminta Perbaiki Komunikasi Publik
- Upaya pemerintah menanggulangi bencana alam di Sumatera menghadapi berbagai tantangan. Termasuk diantaranya berbagai isu yang bermunculan. Dari sudut pandang pertahanan, Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menyampaikan bahwa pemerintah wajib membangun komunikasi publik yang solid untuk menyikapi berbagai isu tersebut.
Dari kacamata pertahanan, Fahmi menyatakan, berbagai isu yang muncul di tengah penanggulangan bencana alam di Sumatera tidak bisa dipandang hanya berdiri sendiri. Dia menyebut, ada hal lain yang harus diwaspadai oleh pemerintah. Termasuk diantaranya perang hibrida yang terjadi di ranah kognitif. Sehingga serangan muncul bukan secara fisik.
”Bisa kita lihat polanya ada semacam serangan pengepungan mental,” ungkap Fahmi pada Sabtu (3/1).
Fahmi mengingatkan situasi bencana yang seharusnya menjadi momentum untuk menegaskan kesatuan dan persatuan malah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk memecah belah. Kondisi tersebut jelas harus disikapi oleh pemerintah. Caranya dengan meyakinkan publik melalui kerja nyata dan komunikasi yang baik.
”Artinya kita berharap ada perbaikan dalam konsep komunikasi publik,” jelas pemerhati isu-isu militer tersebut.
Menurut Fahmi, yang dihadapi saat ini bukan ancaman militer yang terlihat secara fisik. Menurut dia, ada perang kognitif mengarah pada pembentukan persepsi. Untuk memastikan ancaman itu tidak semakin berbahaya, harus ada kontra narasi. Namun demikian, pemerintah harus melakukannya dengan cara membangun komunikasi publik yang solid dan meneruskan kerja-kerja nyata di lokasi terdampak bencana.
”Itu yang tentu kemudian harus dilakukan adalah bagaimana menjaga persepsi masyarakat, persepsi para petugas di lapangan, tetap positif, tetap baik, dan prioritas yang jelas ya penanganan korban,” kata doa.
Dengan komunikasi yang solid, Fahmi percaya, isu-isu yang muncul hingga menjadi polemik di ruang publik tidak lagi terjadi. Termasuk silang pendapat antar institusi negara. Harapannya, penanggulangan bencana alam di Sumatera semakin baik dan masalah yang dihadapi oleh korban terdampak dapat diselesaikan. Dia menegaskan, prioritas utama adalah menolong dan membantu korban.
Tag: #bahaya #serangan #mental #pemerintah #diminta #perbaiki #komunikasi #publik