Pengecoran Dikebut, Jembatan di Nagari Malalak Agam Ditarget Rampung 2 Pekan
Pembangunan jembatan darurat di Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terus dikebut. Personel TNI, Polri, dan masyarakat sekitar kini tengah berjibaku melakukan pengecoran dasar jembatan.(Dok. Bakom RI)
19:32
27 Desember 2025

Pengecoran Dikebut, Jembatan di Nagari Malalak Agam Ditarget Rampung 2 Pekan

- Pembangunan jembatan darurat di Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus dikebut.

Dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Sabtu (27/12/2025), personel TNI, Polri, dan masyarakat sekitar kini tengah berjibaku melakukan pengecoran dasar jembatan.

“Pada Jumat, 26 Desember 2025, telah dilaksanakan proses kegiatan pembangunan jembatan darurat di Nagari Malalak Selatan oleh anggota Yonif TP 897/SGL, Babinsa Kodim 0304/Agam, Polri beserta masyarakat,” demikian keterangan Pusat Penerangan TNI, dikutip dari siaran pers Bakom RI, Sabtu (27/12/2025).

Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan untuk menyambungkan kembali akses warga Malalak Selatan dan Malalak Barat yang sempat terputus karena jembatan hancur diterjang banjir bandang.

“Pengerjaan saat ini masih melanjutkan pengecoran dasar jembatan,” lanjutnya.

Jembatan Malalak Selatan merupakan jalur vital yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, termasuk sektor ekonomi, pendidikan, dan layanan sosial.

Robohnya jembatan juga menghambat penyaluran bantuan logistik ke wilayah Malalak Selatan.

Pemasangan jembatan darurat diperkirakan membutuhkan waktu paling lama dua pekan dan ditargetkan bisa dilewati pada awal Januari 2026.

Jembatan darurat ini diharapkan dapat segera mengembalikan akses dasar masyarakat sembari menunggu penanganan permanen.

Di sisi lain, ada 10 jembatan bailey yang sudah rampung dikerjakan.

Adapun ke-10 jembatan itu terdiri dari empat jembatan di Aceh, dua jembatan di Sumatera Utara, dan empat jembatan di Sumatera Barat.

Pembangunan jembatan Bailey menjadi salah satu fokus utama pemerintah sejak bencana banjir bandang dan longsor melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada akhir November lalu.

Langkah ini dilakukan untuk menyambungkan kembali wilayah-wilayah yang sempat terisolasi akibat rusaknya infrastruktur konektivitas.

Tag:  #pengecoran #dikebut #jembatan #nagari #malalak #agam #ditarget #rampung #pekan

KOMENTAR