



Pahami 55 Istilah Bahasa Gaul Jaksel Agar Tak Ketinggalan Zaman
– Jakarta Selatan atau Jaksel bisa disebut sebagai kiblat bahasa gaul dan hits anak muda zaman sekarang. Mereka mempunyai daya tarik dan kulturnya sendiri. Salah satunya 'bahasa Jaksel' yang sangat familiar di sosial media.
Bahkan bahasa ini tidak hanya digunakan di Jaksel saja, akan tetapi anak Gen Z dan milenial seluruh Indonesia.
Diketahui, Jaksel sering dianggap sebagai daerah yang trendi. Mulai dari trend berpakaian, makanan, sampai bahasa. Anak muda Jaksel biasanya lebih open minded, lebih melek teknologi, dan lebih cepat beradaptasi pada budaya baru. Hal ini menyebabkan cepatnya trend lebih mudah masuk, diterima, dan berkembang di wilayah ini.
Gaya berbahasa Jaksel yang menggabungkan antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tidak ada salahnya kita juga menggunakan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi. Hal ini merupakan sesuatu yang positif yang membuat kemampuan berbahasa Inggris akan meningkat. Utamanya pada zaman sekarang dimana sangat dibutuhkan untuk bisa berbahasa Inggris di dunia pekerjaan.
Contoh beberapa bahasa Jaksel yang sering digunakan bisa disimak berikut ini:
- Basically
Berarti “pada dasarnya” dan biasanya untuk menjelaskan sesuatu.
Contoh:
“Basically ini mudah dilakukan, kamu hanya perlu belajar lagi saja.”
- Which is
Berarti “di mana” atau “yang mana”. Biasa diucapkan secara tertulis menjadi “wicis”
Contoh:
“Sepatu kamu Cuma 300 ribu itu, which is murah banget.”
- Literally
Berarti “arti yang sebenarnya” bukan konotasi.
Contoh:
“Abis lari muter di GBK, literally badan aku lelah sekali.”
- Whatever
Berarti “terserah”. Kata ini bisa digunakan didalam kalimat atau berdiri sendiri.
Contoh:
“Whatever apa mau kamu.”
- Honestly
Berarti “sejujurnya”, kata ini juga bisa diganti menjadi “jujurly” yang memiliki kesamaan arti dengan honestly.
Contoh:
“Honestly, aku belum paham betul materi ini”
- Better
Berarti “lebih baik”
Contoh:
“Warna hitam better sih daripada ungu”
- Somehow
Berarti “entah bagaimana”
Contoh:
“Somehow kucing ini bisa demam”
- Normally
Berarti “normalnya” atau “secara normal”
Contoh:
“Normally baterai akan tahan 7-8 jam”
- Gas Lighting
Berarti kondisi saat seseorang memanipulasi keadaan supaya dapat posisi yang tinggi. Hal ini sering terjadi pada sepasang kekasih. Jika seseorang sering minta maaf padahal tidak memiliki salah, bisa jadi orang yang dimintai maaf adalah korban “gashlighting”.
- Guilt tripping
Berarti kondisi seseorang memanipulasi keadaan supaya orang lain merasa bersalah atau bertanggung jawab.
- Deep talk
Berarti percakapan dua orang atau lebih untuk membahas suatu yang mendalam.
- Trust issue
Digunakan untuk orang yang sulit mempercayai orang lain. Biasanya terjadi karena ada rasa kecewa di masa lalu.
- Bro mens
Berarti pertemanan yang erat antara dua orang laki-laki.
- Silent treatment
Berarti perilaku seseorang untuk mengabaikan pasangan dalam waktu tertentu tanpa adanya penjelasan untuk menyelesaikannya.
- Emotional abuse
Sebutan untuk seseorang yang memanipulasi orang lain melalui tindakan atau perkataan yang bersifat ancaman.
- Clingy
Sifat yang cenderung dilakukan untuk orang yang bergantung pada orang lain.
- Burnout
Istilah yang digunakan untuk pegawai kantoran yang bekerja 24/7 sehingga stress
- Overwhelm
Berarti “berlebihan”
Contoh:
“Dia terlalu overwhelm sama tenaganya, jadi sakit kan sekarang”
- Work life balance
Berarti “kehidupan dan pekerjaan seimbang”
- Brainstorming
Berarti “mencari ide”, umumnya dipakai untuk orang yang bekerja di dunia kreatif.
- Quarter life crisis
Kebingungan seseorang terhadap arah hidup kedepannya.
Contoh:
“Aduh, kayaknya gua lagi di fase quarter life crisis nih”
- Sandwich generation
Generasi yang berada di antara generasi muda dan tua. Generasi ini biasanya menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
- Personal space
Berarti kondisi seseorang yang memberi Batasan untuk diri sendiri berhubungan dengan orang lain.
- Social awkward
Berarti “sulit berkomunikasi” atau sering dikenal dengan introvert
- Morning person
Sebutan orang-orang rajin yang sudah memulai aktivitasnya di pagi hari.
- Toxic masculinity
Istilah untuk melarang laki-laki melakukan sesuatu yang “ngak cowok banget”.
- Inner child
Berarti “masih kekanak-kanakan”, biasanya terjadi pada orang yang saat kecil kurang bahagia.
- Flexing
Berarti “suka pamer”, biasanya ditujukan para seleb.
- Gatekeeping
Berarti “pelit” atau tidak mau berbagai informasi pada orang lain.
- Verbally abuse
Ini digunakan untuk sebutan orang yang suka berkata kasar sampai menyebabkan mental seseorang down.
- Eye catching
Berarti “enak dilihat”
- Judge mental
Berarti mengomentari seseorang tanpa tahu fakta aslinya dan tanpa memikirkan perasaan orang lain.
- Oversharing
Berarti terlalu berlebihan dalam menceritakan kehidupan mereka kepada orang lain.
- FOMO (fear of missing out)
Kondisi seseorang saat sangat takut untuk dikatakan tidak update, tidak gaul, dan ketinggalan sesuatu yang lagi trending.
- Body shaming
Kata-kata yang menghina fisik seseorang.
- Too much information
Berarti terlalu banyak informasi yang berterbangan.
- Open minded
Berarti orang-orang yang mempunyai pemikiran terbuka tentang ide, pendapat, dan informasi.
- Salty
Berarti rasa kesal ketika membahas sesuatu yang tidak disuka.
- Fancy
Berarti “mahal sekali”
- Lowkey
Berarti “rahasia yang harus dijaga”
- Circle
Berarti “lingkaran pertemanan
Contoh:
“Fuji satu circle dengan Zize istri Arhan”
- Denial
Berarti “menyangkal”
Contoh:
“Gua masih denial sama perasaan sendiri”
- At least
Berarti “setidaknya” atau “seengaknya”
Contoh:
“Omongan dia banyak sampahnya, at least ada dagingnya sedikit lah ya”
- Anyway
Berarti “sngomong-ngomong”, jika anyway digunakan untuk menyambungkan dua bahasan yang saling berhubungan. Sedangkan by the way digunakan untuk menyambungkan dua bahasa yang tidak ada kaitannya.
- Self reward
Berarti memberi penghargaan pada diri sendiri.
- Self confidence
Berarti “percaya diri”
Contoh:
“Kita ga boleh insecure, we have to prove our self confidance”
- Addicted to
Berarti “kecanduan”, yang sering kita dengar di Tiktok adalah I am addicted to.
- Speak up
Berarti menyampaikan pendapat atas perbuatan menyimpang.
- Humble
Berarti “rendah hati”, biasanya digunakan pada orang-orang yang memiliki status sosial tinggi tetapi tetap rendah hati.
- No offense
Berarti “tanpa bermaksud menyinggung”
- Obviously
Berarti “jelas sekali”
- Picky
Berarti terlalu pemilih dalam memutuskan sesuatu.
- Red flag
Istilah yang sering digunakan untuk sesuatu yang “kurang baik” sehingga membuat orang lain harus lebih waspada.
- Mostly
Berarti “Sebagian besar”
Contoh:
“Mostly paketnya akan dapat 2 minggu sekali”.
- Spill the tea
Berarti mengajak atau meminta seseorang untuk membongkar rahasia atau hal yang menarik untuk diperbincangkan.
Contoh:
“Spill the tea” berarti “kasih tau dong”
Tag: #pahami #istilah #bahasa #gaul #jaksel #agar #ketinggalan #zaman