



Hidup dengan Tenang, 8 Cara Ini Ampuh untuk Mengenali Teman Palsu di Sekitar Anda: Pilih Berhenti atau Melanjutkan Hubungan?
- Persahabatan adalah hal yang indah untuk dijalani, tetapi tidak terhadap teman palsu dan penipu.
Sederhananya, seorang teman sejati ada untukmu melewati berbagai tantangan yang ada di depan.
Sementara teman palsu, suka bermain peran seolah menari perhatianmu. Namun sebenarnya, mereka tidak terlalu tertarik pada Anda.
Dikutip dari Geediting pada Senin (2/12), persahabatan sejatinya adalah tentang keseimbangan kedua belah pihak. Semisal ketika Anda memberi dan menerima hingga berbagi dan peduli.
Lantas, bagaimana cara terbaik untuk mengenali teman sejati dan palsu di sekitar Anda? Apakah Anda bisa terlepas dari mereka? Simak penjelasannya!
1. Menghilang di Saat Anda Membutuhkan
Ketika Anda mengalami masa-masa sulit, teman sejati adalah orang-orang yang muncul.
Mereka ada di sana untuk mendengarkan, menawarkan melalui kata-kata yang menghibur atau hanya duduk bersama Anda serta diam.
Di sisi lain, teman palsu sering menghilang ketika Anda sangat membutuhkannya. Mereka mungkin membuat alasan, mengubah topik pembicaraan atau hanya tidak menanggapi panggilan serta pesan Anda.
Jadi jika teman Anda secara konsisten tidak hadir di saat Anda membutuhkan, itu adalah indikasi yang jelas bahwa mereka mungkin tidak setulus yang Anda pikirkan.
2. Mereka Bersikap Kompetitif Saat Bersama
Sedikit kompetisi yang bersahabat dapat membawa kegembiraan pada persahabatan. Tetapi ketika itu menjadi sesuatu yang berlebih, hal itu tidak baik.
Teman palsu sering memandang hubungan Anda sebagai kompetisi. Entah itu tentang siapa yang memiliki pekerjaan yang lebih baik, rumah yang lebih bagus, atau bahkan keluarga yang lebih sempurna. Mereka selalu berusaha untuk mengalahkan Anda.
Psikolog menyarankan bahwa sifat kompetitif ini mungkin berasal dari perasaan tidak memadai atau harga diri yang rendah.
Orang-orang seperti itu sering memvalidasi diri mereka sendiri dengan mencoba mengungguli orang lain.
3. Hanya Menerima dan Tak Mau Berbagi
Seorang teman, sejatinya pasti ingin berbagi. Baik itu hal yang menyenangkan hingga sebaliknya.
Namun, bagi mereka teman palsu. Mereka dengan senang hati meminta bantuan Anda, waktu Anda, dan sumber daya Anda.
Tetapi ketika tiba saatnya untuk membalas, mereka tidak dapat memberikan hal yang sudah mereka minta dari Anda.
Menurut psikologi, ini adalah tanda klasik yang ditunjukkan oleh teman palsu. Hal ini merupakan indikasi kurangnya empati.
Teman yang tulus, harusnya peduli dengan kesejahteraan satu sama lain dan memahami pentingnya saling mendukung.
4. Hanya Datang di Saat Menyenangkan
Psikologi menjelaskan bahwa mereka yang hanya datang di saat menyenangkan adalah tanda lain dari teman palsu.
Teman sejati adalah orang yang bertahan bagaimapun keadaan, mereka ada di sana untuk berbagi kegembiraan dan rasa sakit serta benar-benar peduli pada Anda.
Jadi, jika teman Anda hanya ada di sekitar untuk saat-saat menyenangkan, Anda mungkin bisa mempertimbangkan kembali peran mereka dalam hidup Anda.
5. Selalu Mengkritik
Seorang teman palsu selalu menyoroti kekurangan Anda, seringkali kritik mereka datang tanpa niat positif atau membantu.
Mereka hanya berperan seolah-olah mereka melakukan segala sesuatu agar Anda merasa dia peduli.
Jadi, jika teman Anda selalu cepat mengkritik dan lambat memuji, akan lebih baik jika Anda memikirkan kembali hubunhan tersebut.
6. Berpura-pura Bahagia Atas Pencapaianmu
Kenaikan jabata, hubungan baru, atau pencapaian pribadi lainnya adalah momen yang seharusnya membawa kegembiraan bagi teman-teman Anda. Sebab mereka peduli dengan kebahagiaan Anda.
Sementara teman palsu hanya tersenyum dan memberi selamat kepada Anda, tetapi ada kurangnya antusiasme yang tulus dalam tanggapan mereka.
Mereka bahkan mungkin meremehkan pencapaian Anda atau dengan cepat mengalihkan fokus kembali ke diri mereka sendiri.
7. Mereka Tidak Menghargai Batasan
Kita semua memiliki batasan, hal itu bisa berupa fisik, emosional atau bahkan terkait dengan waktu serta energi kita.
Seorang teman sejati menghargai batasan-batasan ini. Mereka mengerti bahwa 'tidak' berarti 'tidak' dan yang tidak boleh mereka lewati.
Sementara teman palsu, mereka sama sekali tidak mengerti atau bersikap lebih buruk lagi seperti memilih untuk mengabaikannya.
Mereka mungkin terus-menerus mendorong Anda ke dalam situasi yang tidak Anda sukai atau membuat tuntutan yang membuat Anda merasa lelah.
8. Mereka Merusak Kepercayaan
Kepercayaan adalah landasan dari setiap hubungan yang bermakna. Itulah yang membuat kita merasa aman, dihargai, dan dipahami.
Psikologi memberi tahu kita bahwa kepercayaan bukan hanya tentang menyimpan rahasia.
Seorang teman palsu mungkin merusak kepercayaan Anda dengan membagikan rahasia Anda, berbohong kepada Anda atau gagal menepati janji mereka.
Tag: #hidup #dengan #tenang #cara #ampuh #untuk #mengenali #teman #palsu #sekitar #anda #pilih #berhenti #atau #melanjutkan #hubungan