3 Karakter Seseorang Dilihat dari Kebiasaan Menyilangkan Kaki
Ilustrasi duduk bersilang(Shutterstock)
21:21
12 Februari 2026

3 Karakter Seseorang Dilihat dari Kebiasaan Menyilangkan Kaki

Baca 10 detik
  • Cara menyilangkan kaki ternyata bisa mencerminkan karakter seseorang.
  • Setiap posisi duduk memiliki makna berbeda dalam bahasa tubuh.
  • Dari elegan hingga dominan, ini arti kebiasaan menyilangkan kaki.

Bahasa tubuh sering menyampaikan pesan tanpa kata. Salah satu gestur yang mudah diamati adalah kebiasaan menyilangkan kaki saat duduk. Posisi duduk dinilai bisa mencerminkan emosi, rasa percaya diri, hingga karakter seseorang.

Melansir dari Times of Indian, posisi duduk kerap dikaitkan dengan sikap batin dalam konteks kajian bahasa tubuh. Cara seseorang menyilangkan kaki bisa menunjukkan apakah ia sedang merasa santai dan percaya diri, atau justru defensif dan gelisah.

Setiap orang memiliki kebiasaan duduk yang berbeda. Ada yang menyilangkan pergelangan kaki, ada yang menumpuk satu kaki di atas kaki lainnya, hingga membentuk posisi angka empat.

Berikut penjelasan mengenai arti cara menyilangkan kaki dan kaitannya dengan kepribadian. Namun, perlu dipahami bahwa makna di balik cara menyilangkan kaki bukanlah ukuran pasti kepribadian. Banyak faktor lain seperti kenyamanan fisik, budaya, dan situasi sosial yang memengaruhi posisi duduk.

Ilustrasi duduk menyilang (pexels) PerbesarIlustrasi duduk menyilang (pexels)

1. Duduk dengan Pergelangan Kaki Bersilang

Posisi duduk dengan pergelangan kaki saling bersilang sering dikaitkan dengan pribadi yang elegan dan tenang. Gaya ini memancarkan kesan berkelas, rapi, serta percaya diri tanpa perlu banyak gerak atau ekspresi berlebihan.

Seseorang dengan kebiasaan ini biasanya mampu mengendalikan emosi dengan baik. Ketika menghadapi situasi sulit, sikapnya cenderung tetap stabil dan tidak mudah terpancing. Ketenangan tersebut membuat orang di sekitarnya merasa nyaman.

Selain itu, karakter yang muncul umumnya disiplin dan memiliki etos kerja kuat. Namun, keputusan tidak diambil secara tergesa-gesa. Segala sesuatu dipertimbangkan dengan matang sebelum bertindak.

Dalam hubungan pribadi, tipe ini cenderung tertutup di awal. Butuh waktu untuk benar-benar percaya, tetapi ketika sudah berkomitmen, kesetiaan menjadi nilai utama.

2. Satu Kaki di Atas Kaki Lainnya

Gaya duduk dengan satu kaki disilangkan di atas kaki lainnya kerap mencerminkan pribadi yang komunikatif dan mudah beradaptasi. Posisi ini terlihat santai namun tetap menunjukkan kontrol diri.

Karakter yang menonjol biasanya kreatif dan imajinatif. Dunia batin terasa kaya, dengan kecenderungan berpikir reflektif. Meski ramah, sikap selektif tetap terlihat dalam memilih lingkungan pergaulan.

Orang dengan posisi ini sering kali menjadi pendengar yang baik. Mereka mampu memahami sudut pandang orang lain tanpa menghakimi. Namun, kepercayaan tidak diberikan secara instan.

Dalam hubungan, perhatian terhadap pasangan cukup besar. Meski tidak selalu ekspresif, komitmen tetap dijaga dengan serius. Tantangannya terletak pada kemampuan membuka diri secara emosional.

3. Posisi Figure Four (Bentuk Angka Empat)

Posisi figure four, yaitu satu kaki diletakkan di atas paha kaki lainnya hingga membentuk angka empat, sering diasosiasikan dengan karakter tegas dan dominan. Gaya ini memancarkan kesan percaya diri dan independen.

Kepribadian yang tercermin biasanya ambisius serta berorientasi pada tujuan. Perencanaan menjadi bagian penting dalam hidup, dan setiap langkah dipikirkan secara strategis. Tantangan baru justru dianggap sebagai peluang berkembang.

Penampilan juga menjadi perhatian. Kerapian dan kesan profesional dianggap penting karena mencerminkan citra diri. Dalam lingkungan kerja, tipe ini menyukai dinamika dan kurang tertarik pada rutinitas monoton.

Dalam hubungan, loyalitas menjadi nilai utama. Namun, perbedaan pendapat kadang memicu ketegangan jika sudut pandang sulit dipertemukan. Seiring waktu, keseimbangan antara ketegasan dan empati menjadi kunci harmoni.

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #karakter #seseorang #dilihat #dari #kebiasaan #menyilangkan #kaki

KOMENTAR