Kim Jong Un Siapkan Putrinya untuk Jadi Penerus, Intelijen Korea Sebut Statusnya Kian Diperkuat
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan putrinya Kim Ju Ae, tengah, menyaksikan pertunjukan udara selama acara untuk merayakan ulang tahun ke-80 angkatan udara pada November 2025. [KCNA via Reuters].
22:09
12 Februari 2026

Kim Jong Un Siapkan Putrinya untuk Jadi Penerus, Intelijen Korea Sebut Statusnya Kian Diperkuat

 

- Badan intelijen utama Korea Selatan menyebut putri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kini berada di jalur suksesi sebagai calon penerus kekuasaan dirinya. Penilaian itu disampaikan dalam rapat tertutup dengan parlemen pada 12 Februari, seiring meningkatnya peran publik Kim Ju Ae dalam berbagai agenda kenegaraan.

National Intelligence Service (NIS) menyampaikan kepada Komite Intelijen Majelis Nasional bahwa Kim Ju Ae, yang mulai tampil di ruang publik sejak 2022—telah mencapai tahap sebagai 'heir apparent' atau pewaris yang dipersiapkan secara resmi.

Informasi tersebut diungkap anggota parlemen Park Sun-won dari Partai Demokrat dan Lee Seong-kweun dari Partai People Power usai mengikuti pengarahan tertutup tersebut.

Menurut NIS, penguatan posisi Kim Ju Ae terlihat dari kehadirannya di sejumlah acara penting, termasuk peringatan Hari Berdirinya Angkatan Darat dan kunjungan perdananya ke Istana Kumsusan, mausoleum bagi Kim Il Sung dan Kim Jong Il, saat perayaan Tahun Baru. Kehadirannya dinilai bukan lagi simbolis.

“Sejak akhir tahun lalu, Korea Utara secara aktif menonjolkan Kim Ju Ae sebagai figur nomor dua dalam hierarki protokoler negara,” ujar Park kepada wartawan dilansir dari outlet media lokal.

Ia menambahkan, perannya kini diperluas hingga turun langsung ke lapangan, mendengar keluhan masyarakat, serta memberi masukan dalam implementasi kebijakan negara. Meski demikian, detail konkret mengenai pengaruhnya terhadap kebijakan belum diungkap ke publik.

Menyalip Spekulasi Soal Putra Mahkota

Nama Kim Ju Ae pertama kali mencuat secara internasional pada 2013, ketika mantan bintang NBA Dennis Rodman mengaku bertemu bayi perempuan Kim Jong Un dalam kunjungannya ke Pyongyang. Rodman pula yang menyebut nama 'Ju Ae', meski Korea Utara tak pernah secara resmi mengkonfirmasi identitas tersebut.

Selama bertahun-tahun, analis memperkirakan anak sulung Kim Jong Un adalah laki-laki dan akan menjadi pewaris dinasti Kim. Namun, pengarahan NIS terbaru mengindikasikan bahwa Kim Ju Ae untuk sementara telah melampaui kemungkinan saudara laki-lakinya dalam garis suksesi.

Dinasti Kim, yang kerap disebut sebagai 'Garis Darah Paektu' telah memimpin Korea Utara selama tiga generasi. Sejak berdirinya negara tersebut, kepemimpinan selalu diwariskan dari ayah ke anak laki-laki. Karena itu, kemungkinan hadirnya pemimpin perempuan memunculkan tanda tanya besar, terutama di tengah kultur politik dan militer Korea Utara yang sangat patriarkal.

 

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #jong #siapkan #putrinya #untuk #jadi #penerus #intelijen #korea #sebut #statusnya #kian #diperkuat

KOMENTAR