Pakistan Beri Dukungan Penuh untuk Kepemimpinan Indonesia di Organisasi D8
Pakistan memberikan dukungan penuh untuk kepemimpinan Indonesia dalam organisasi internasional D-8 atau forum ekonomi negara berkembang yang berisi delapan negara.
Hal ini ditegaskan Dubes Pakistan untuk RI, Zahid H. Chaudhri usai dirinya dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Pakistan, Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu bertemu Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Chaudhri juga mendukung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April 2026.
“Pakistan dan Indonesia sama-sama anggota pendiri D-8, dan Pakistan memiliki harapan yang tinggi terhadap kepemimpinan Indonesia di organisasi ini,” kata Chaudhri di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (12/2/2026).
Baca juga: KSAU Pakistan Bertemu Prabowo di Istana, Komitmen Perkuat Hubungan Dua Negara
Selain mendukung, Chaudhri mengatakan, Pakistan akan membantu Indonesia dalam menjalankan kepemimpinannya.
“Kami sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Indonesia, tidak hanya untuk KTT yang akan datang, tetapi juga kesuksesan D-8 sebagai organisasi,” jelas dia.
Menurut Chaudhri, kedua negara perlu mempererat kolaborasi di luar kerangka D-8.
Terlebih, Indonesia dan Pakistan mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia, sehingga memiliki tanggung jawab untuk memperkuat kerja sama bilateral maupun melalui berbagai forum internasional.
“Penting bagi kedua negara untuk bekerja sama secara bilateral, serta melalui semua platform yang tersedia, termasuk PBB, OKI, D-8, dan ASEAN,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah dan memimpin D-8 untuk periode 2026-2027.
Baca juga: Kepala Staf AU Pakistan Datangi Prabowo di Istana, Bahas Apa?
Selama masa kepemimpinannya, Indonesia akan mengusung tema Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity and Cooperation for Shared Prosperity, yang menekankan semangat kesetaraan, solidaritas, dan kerja sama, sejalan dengan nilai Dasasila Bandung.
Persiapan ajang D-8
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono sebelumnya mengatakan Indonesia sedang mematangkan persiapan ajang D-8 agar substansi pertemuan menghasilkan kesepakatan yang konkret.
“Venue-nya nanti rencananya di Jakarta. Kita cari tempat yang representatif,” kata Sugiono di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Selain substansi, Sugiono mengatakan aspek teknis penyelenggaraan juga masih dipersiapkan.
Sugiono menargetkan, ada penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota dari ajang KTT D-8 tahun ini.
“Karena masing-masing negara anggota ini punya kekuatan ekonomi masing-masing. Dan kalau misalnya dipadukan itu justru merupakan satu kekuatan yang besar,” lanjut dia.
Tag: #pakistan #beri #dukungan #penuh #untuk #kepemimpinan #indonesia #organisasi