Hedi Yunus Kahitna Batal Tampil akibat Vertigo, Apa Saja Penyebabnya?
Musisi Hedi Yunus batal tampil dalam sebuah acara di Surabaya setelah mengalami serangan vertigo mendadak pada Kamis (5/2/2026).
Dalam keterangannya di Instagram, ia mengaku merasakan pusing berputar hebat hingga harus dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) dan menjalani perawatan.
"Check in kamar hotel langsung duduk depan kloset karena muntah yang terus menerus sampe lemeeeesss dan mata berasa muteeerrrr," tulis vokalis Kahitna ini di Instagram dikutip Kamis (12/2/2026).
Kondisi tersebut membuatnya tak memungkinkan untuk tetap naik panggung sesuai jadwal.
Lantas, apa sebenarnya vertigo dan apa saja penyebabnya?
Baca juga: Hedi Yunus Masuk ICU karena Vertigo dan Tensi Tinggi, Ini Gejalanya
Apa itu vertigo?
Dikutip dari Healthline, vertigo bukanlah penyakit, melainkan gejala berupa sensasi seolah-olah diri sendiri atau lingkungan sekitar berputar.
Berbeda dengan pusing biasa, vertigo sering kali disertai mual, muntah, keringat dingin, hingga gangguan keseimbangan.
Vertigo paling sering berkaitan dengan gangguan pada telinga bagian dalam yang berperan dalam mengatur keseimbangan tubuh.
Namun, dalam beberapa kasus, vertigo juga dapat dipicu gangguan pada sistem saraf pusat.
Serangan vertigo bisa muncul tiba-tiba dan berlangsung beberapa menit, jam, bahkan hari, tergantung pada penyebabnya.
Hedi Yunus Kahitna batal tampil akibat vertigo mendadak di Surabaya. Apa saja penyebab kondisi ini? Simak penjelasannya.
1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)
Salah satu penyebab paling umum adalah Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV).
Kondisi ini terjadi ketika partikel kecil kalsium (otoconia) di telinga bagian dalam berpindah ke saluran yang tidak semestinya.
Perpindahan ini membuat otak menerima sinyal keliru tentang posisi tubuh, sehingga timbul sensasi berputar hebat, terutama saat mengubah posisi kepala, seperti bangun dari tidur atau menoleh secara tiba-tiba.
BPPV biasanya berlangsung singkat, tetapi sensasinya bisa sangat intens dan mengganggu aktivitas.
2. Neuritis vestibular
Penyebab lain adalah neuritis vestibular, yakni peradangan pada saraf vestibular akibat infeksi virus. Kondisi ini dapat menyebabkan vertigo berat yang berlangsung berjam-jam hingga beberapa hari.
Mengutip dari Healthline, neuritis vestibular sering disertai mual hebat dan muntah, sehingga penderitanya sulit berdiri atau berjalan.
Dalam kondisi berat, pasien mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit untuk mencegah dehidrasi akibat muntah terus-menerus.
3. Penyakit meniere
Vertigo juga dapat dipicu oleh penyakit Meniere, gangguan kronis pada telinga bagian dalam yang ditandai dengan penumpukan cairan berlebih.
Selain vertigo berulang, penderita Meniere biasanya mengalami:
- Telinga berdenging (tinnitus)
- Rasa penuh pada telinga
- Penurunan pendengaran sementara
- Serangan dapat berlangsung 20 menit hingga beberapa jam dan bisa kambuh sewaktu-waktu.
Baca juga: 2 Penyebab Vertigo Kumat sesuai Jenisnya serta Cara Mengobatinya
4. Migrain vestibular
Tak banyak yang tahu bahwa migrain juga bisa menyebabkan vertigo.
Kondisi ini dikenal sebagai migrain vestibular.
Penderitanya mungkin tidak selalu mengalami sakit kepala hebat, tetapi merasakan gangguan keseimbangan, sensasi berputar, dan sensitivitas terhadap cahaya atau suara.
Migrain vestibular cukup umum terjadi pada individu dengan riwayat migrain sebelumnya.
5. Faktor stres dan kelelahan
Selain penyebab medis spesifik, faktor gaya hidup juga dapat memicu atau memperparah vertigo.
Kurang tidur, kelelahan ekstrem, dehidrasi, serta stres berkepanjangan dapat memengaruhi sistem keseimbangan tubuh.
Dalam dunia hiburan yang padat jadwal dan mobilitas tinggi, faktor-faktor tersebut bisa menjadi pemicu kambuhnya vertigo, terutama bila seseorang memang memiliki riwayat gangguan keseimbangan sebelumnya.
Kapan harus ke UGD?
Meski sebagian kasus vertigo tidak berbahaya, ada kondisi yang memerlukan penanganan segera. Segera cari pertolongan medis jika vertigo disertai:
- Kelemahan pada satu sisi tubuh
- Kesulitan berbicara
- Nyeri kepala hebat mendadak
- Penglihatan ganda
- Penurunan kesadaran
- Gejala tersebut bisa mengarah pada gangguan neurologis serius, seperti stroke.
Jangan memaksakan diri
Kasus yang dialami Hedi Yunus menunjukkan bahwa vertigo bukan keluhan ringan yang bisa diabaikan.
Meski sempat diupayakan agar tetap tampil, kondisi tubuh yang belum stabil membuat keputusan untuk beristirahat menjadi langkah yang tepat.
Dalam situasi vertigo akut, memaksakan aktivitas fisik justru dapat memperburuk gejala dan meningkatkan risiko jatuh akibat gangguan keseimbangan.
Penanganan vertigo biasanya meliputi obat untuk meredakan mual dan pusing, terapi reposisi kanal (pada BPPV), hingga rehabilitasi vestibular.
Dokter juga akan mengevaluasi penyebab mendasarinya agar kekambuhan dapat dicegah.
Vertigo memang bisa datang tiba-tiba, tetapi dengan diagnosis dan pengelolaan yang tepat, kondisi ini umumnya dapat dikendalikan.
Tag: #hedi #yunus #kahitna #batal #tampil #akibat #vertigo #saja #penyebabnya