Sehat Fisik dan Mental, Berikut 6 Tren Kesehatan yang Bakal Digandrungi Masyarakat
Ilustrasi makan sehat. (Nathan Cowley/pexels.com)
16:10
12 Februari 2026

Sehat Fisik dan Mental, Berikut 6 Tren Kesehatan yang Bakal Digandrungi Masyarakat

– Memasuki 2026, kesehatan menjadi salah satu resolusi yang diperhitungkan masyarakat. Seiring dengan kesadaran gaya hidup sehat, tren kesehatan yang meliputi kebiasaan sehat untuk fisik dan mental terus digandrungi masyarakat.

Diungkapkan dalam Survei Asia Pacific Health and Economic Empowerment 2025 yang dilakukan Herbalife menunjukkan, 86 persen responden di Indonesia menyatakan optimisme untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka dalam 12 bulan ke depan. Selain itu, 58 persen masyarakat Indonesia merasa memiliki kendali dan kepercayaan diri untuk mencapai kondisi kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik.

Kebiasaan sehat ini dikatakan lebih lebih terarah, personal, dan berlandaskan ilmu pengetahuan yang aplikatif. Kebiasaan sehat ini terlihat di berbagai aspek mulai dari kebiasaan berbelanja dan konten persiapan makanan, hingga percakapan seputar latihan, pemulihan, dan kesejahteraan sehari-hari.

Menurut Dr. Krissy Ladner, Director of Sports Performance, Nutrition and Education Herbalife, pada 2026, tren kesehatan lebih condong pada pilihan-pilihan yang mendukung pencernaan yang sehat, pengelolaan stres, kekuatan fisik, kejernihan mental, serta pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan tubuh.

“Sebagai pakar nutrisi olahraga, saya melihat tema-tema ini bukan sebagai tren sesaat, melainkan perubahan jangka panjang dalam cara masyarakat memahami dan merawat tubuh mereka. Dan yang paling menjanjikan, kebiasaan-kebiasaan ini dapat diakses oleh semua orang,” ujar Dr. Krissy.

Jika dirangkum, ungkapnya, setidaknya ada enam tema kesehatan yang akan memengaruhi cara masyarakat makan, berlatih, dan memulihkan diri pada tahun ini. 

  1. Kesehatan Pencernaan Menjadi Prioritas Utama 

Pencernaan yang sehat dengan memenuhi kebutuhan nutris menjadi fondari utama. Misalnya menambahkan makanan tinggi serat serta suplemen seperti gandum utuh, kacang-kacangan, sayuran, beri, dan campuran serat sederhana untuk mendukung pencernaan, rasa kenyang, serta energi yang stabil sepanjang hari.

  1. Dukungan untuk Kesehatan Mental dan Manajemen Stres

Masyarakat memperhatikan pola makan dan suplemen untuk membantu mengelola stres, meningkatkan fokus, dan menjaga keseimbangan mental sepanjang hari. Makanan yang kaya akan omega-3, magnesium, vitamin B, kolin, serta antioksidan semakin diminati.

Selain makanan, aktivitas pereda stres seperti yoga, berjalan kaki, meditasi, dan olahraga ringan menjadi bagian dari rutinitas harian. Pada 2026, upaya mendukung kejernihan mental melalui pola makan dan kebiasaan hidup akan sepenuhnya menjadi praktik arus utama.

  1. Transparansi dan Kepercayaan terhadap Bahan Baku

Masyarakat juga akan lebih memerhatikan kandungan makanan yang bakal dikonsumsi. Alih-alih mengejar klaim label yang rumit, masyarakat kini mencari daftar bahan yang jelas, formulasi yang memiliki tujuan, serta merek yang dapat dipercaya.

Minat terhadap makanan yang diproses secara minimal, menggunakan bahan yang mudah dikenali semakin meningkat, terutama di kalangan konsumen muda. Fokusnya bukan lagi pada kesempurnaan, melainkan pada pemahaman proses pembuatan produk dan keyakinan terhadap kualitasnya. 

  1. Meningkatnya Nutrisi yang Dipersonalisasi

Nutrisi menjadi semakin disesuaikan dengan kebutuhan individu. Masyarakat mulai menyesuaikan pola makan dan konsumsi suplemen untuk mendukung keseimbangan hormon, kekuatan tulang, kesehatan metabolik, serta pemulihan dengan menyesuaikan rutinitas seiring perubahan kondisi tubuh dan tahap kehidupan.

Perubahan ini mencerminkan pendekatan nutrisi yang bekerja selaras dengan tubuh, bukan melawannya. Personalisasi kini bukan lagi konsep khusus, melainkan solusi praktis untuk membantu masyarakat merasa lebih baik dalam keseharian.

  1. Kebiasaan Berbasis Teknologi

Teknologi mengubah cara masyarakat memahami dan mengoptimalkan kesehatan mereka. Konsumen semakin memanfaatkan aplikasi nutrisi, pelacak tidur, serta perangkat pemulihan pintar untuk mempersonalisasi pola makan, rencana latihan, dan rutinitas harian. Alat-alat ini memberikan wawasan yang lebih jelas tentang respons tubuh terhadap makanan, stres, dan aktivitas fisik, sehingga memudahkan pembentukan kebiasaan yang efektif. 

Pada 2026, personalisasi berbasis teknologi akan terus membentuk pola wellness sehari-hari, membantu konsumen membuat keputusan yang lebih tepat serta membangun rutinitas sesuai kebutuhan, preferensi, dan tujuan performa masing-masing.

  1. Creatine Terus Mendapatkan Momentum

Creatine kini resmi menjadi bagian dari perbincangan utama dan diperkirakan akan terus bertahan. Jika sebelumnya lebih banyak digunakan oleh atlet kekuatan, kini creatine diakui sebagai suplemen yang efektif untuk meningkatkan daya ledak, kualitas latihan, dan pemulihan otot.

Adopsinya yang pesat di kalangan perempuan aktif menjadi sorotan tersendiri, seiring semakin banyak orang memasukkan creatine ke dalam rutinitas harian untuk mendukung kekuatan dan gaya hidup aktif. Pada 2026, creatine akan terus berkembang sebagai salah satu suplemen paling andal dan berbasis riset bagi mereka yang ingin membangun konsistensi dan meningkatkan kekuatan tubuh.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah

Tag:  #sehat #fisik #mental #berikut #tren #kesehatan #yang #bakal #digandrungi #masyarakat

KOMENTAR