Miras Jadi Pemicu Bentrok TNI dengan Polri di Mappi, Kodam Mandala Trikora Pastikan Situasi Sudah Kondusif
Ilustrasi bentrokan
23:08
12 Februari 2026

Miras Jadi Pemicu Bentrok TNI dengan Polri di Mappi, Kodam Mandala Trikora Pastikan Situasi Sudah Kondusif

- Rekaman video dengan narasi bentrokan antara TNI dengan Polri beredar luas di media sosial (medsos) pada Kamis (12/2). Salah satunya pada akun Instagram @feedgramindo. Atas peristiwa yang terekam dalam video tersebut, satuan TNI dan Polri di Papua Selatan buka suara untuk menyampaikan penjelasan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XXIV/Mandala Trikora Letkol Infanteri Iwan Dwi Prihartono menyampaikan bahwa peristiwa itu merupakan kesalahpahaman. Dia menyebut, pemicu munculnya masalah tersebut adalah minuman keras (miras) yang beredar di Mappi.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kamis malam, Letkol Iwan menyampaikan bahwa peristiwa bermula dari kesalahpahaman yang terjadi di sekitar Marseling Area 2 Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 819/PIBP, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi.

Iwan memastikan, persoalan sudah diselesaikan secara damai. TNI dan Polri menegaskan bahwa sinergi antar instansi di Papua Selatan, khususnya di Mappi tetap solid. Pasca bentrok, situasi keamanan di wilayah tersebut sudah kondusif seperti sedia kala.

”Peristiwa bermula dari aksi pengendara sepeda motor yang beberapa kali melakukan penggeberan serta melontarkan ucapan tidak pantas di sekitar area penjagaan Yonif (TP 819/PIBP) sejak 6 hingga 11 Februari 2026,” terang dia.

Karena itu, pada Kamis dini hari, personel siaga di Yonif tersebut menghentikan dan mengamankan seorang yang diduga menggeber sepeda motor untuk dimintai keterangan. Dari pemeriksaan awal diketahui bahwa yang bersangkutan merupakan personel Polairud Polres Mappi. Saat dihentikan, yang bersangkutan dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.

”Pagi harinya, pimpinan Yonif TP 819/PIBP dan pimpinan Polres Mappi menggelar pertemuan dan bersepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Namun sekitar pukul 09.15 WIT, sekelompok massa sempat mendatangi area satuan dan melakukan pelemparan batu,” ungkap dia.

Atas pelemparan batu tersebut, kata dia, prajurit Yonif TP 819/PIBP yang bertugas di lapangan melaksanakan prosedur pengamanan. Meski dalam rekaman video yang beredar tampak seperti terjadi bentrok, Iwan menyatakan bahwa koordinasi cepat kedua institusi berhasil mengendalikan situasi tanpa eskalasi lanjutan.

”Insiden tersebut tidak berkaitan dengan konflik institusional, melainkan murni melibatkan oknum dan telah ditangani secara cepat serta bijak melalui komunikasi antara pimpinan kedua institusi. Saat ini, aktivitas masyarakat di Kabupaten Mappi telah kembali berlangsung normal,” jelasnya.

Dalam keterangan yang sama, Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan komitmen TNI bersama forkopimda di Papua Selatan dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

”Kami bersama forkopimda berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran minuman keras ilegal yang menjadi salah satu pemicu gangguan kamtibmas. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kodam XXIV/Mandala Trikora bersama jajaran Polri di Papua Selatan akan terus menjaga sinergi, kedamaian, dan stabilitas keamanan demi kepentingan masyarakat luas. Itu sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh pimpinan TNI dan Polri dalam berbagai kesempatan, termasuk Rapim TNI-Polri 2026.

 

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #miras #jadi #pemicu #bentrok #dengan #polri #mappi #kodam #mandala #trikora #pastikan #situasi #sudah #kondusif

KOMENTAR