Tanggapan Man United Atas Komentar Kontroversial Sir Jim Ratcliffe
- Manchester United merespons komentar kontroversial Sir Jim Ratcliffe dengan menegaskan komitmen klub terhadap kesetaraan dan keberagaman.
Sikap Man United disampaikan melalui pernyataan resmi pada Kamis (13/12/2026), sebagaimana turut dilaporkan Manchester Evening News.
Dalam keterangannya, Man United menulis: “Manchester United bangga menjadi klub yang inklusif dan ramah. Kelompok pemain, staf, dan komunitas pendukung global kami yang beragam mencerminkan sejarah dan warisan Manchester; sebuah kota yang dapat disebut rumah oleh siapa pun."
“Sejak meluncurkan All Red All Equal pada tahun 2016, kami telah menanamkan kesetaraan, keberagaman, dan inklusi ke dalam segala hal yang kami lakukan."
“Kami tetap sangat berkomitmen pada prinsip dan semangat kampanye tersebut. Hal itu tercermin dalam kebijakan kami, tetapi juga dalam budaya kami dan diperkuat oleh kepemilikan kami atas Standar Kesetaraan, Keberagaman, dan Inklusi Tingkat Lanjut Liga Premier."
Baca juga: Sehari Usai Spurs Pecat Thomas Frank, Nottingham Susul Depak Sean Dyche
“Sepanjang musim ini, kami telah berpartisipasi dalam acara dan inisiatif di pertandingan pria dan wanita kami yang menandai kesehatan mental, inklusi LGBTQ+, No Room for Racism, kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, dan nyanyian homofobik."
“Kami juga telah merayakan acara-acara klub pendukung kami, termasuk Pesta Natal Asosiasi Pendukung Penyandang Disabilitas dan acara Hanukkah Klub Pendukung Yahudi kami."
“Dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, kami akan mendukung inisiatif lebih lanjut di bidang-bidang ini."
“Semua ini sejalan dengan kerja luar biasa yang dilakukan oleh Yayasan Manchester United di dalam dan sekitar Manchester setiap hari.”
“Kami akan terus mewakili rakyat kami, kota kami, dan penggemar kami dengan tujuan dan kebanggaan.”
Komentar Kontroversial Jim Ratcliffe
Co-owner Manchester United, Sir Jim Ratcliffe (kanan), berbicara dengan CEO Manchester United Omar Berrada (kiri) pada laga Liga Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 14 September 2025.
Baca juga: Sandro Tonali Masuk Bidikan Manchester United, Proyeksi Gantikan Casemiro
Sebelumnya, Sir Jim Ratcliffe berbicara soal isu imigrasi dalam wawancara dengan Sky News.
Ia mengatakan: “Anda tidak dapat memiliki ekonomi dengan sembilan juta orang yang menerima tunjangan dan sejumlah besar imigran yang masuk. Maksud saya, Inggris telah dijajah. Biayanya terlalu mahal.
“Inggris telah dijajah oleh imigran, sungguh, bukan? Maksud saya, populasi Inggris adalah 58 juta pada tahun 2020, sekarang 70 juta.” “Itu berarti 12 juta orang.”
Ratcliffe kemudian menyampaikan permintaan maaf apabila ucapannya menimbulkan keberatan, namun ia tetap menyatakan ingin membahas isu tersebut.
Reaksi Atas Komentar Ratcliffe
Kantor Statistik Nasional Inggris memperkirakan populasi Inggris Raya mencapai 67 juta pada pertengahan 2020 dan 70 juta pada pertengahan 2024. Angka 58,9 juta tercatat pada tahun 2000.
Sejumlah kelompok suporter turut memberikan tanggapan atas pernyataan kontroversial Ratcliffe.
Kelompok suporter The ’58 mengeluarkan pernyataan pada Rabu (11/2/2026) malam waktu setempat yang menyebut perkataan Ratcliffe benar-benar memalukan.
Baca juga: Kritik Wali Kota Manchester untuk Komentar Kontroversial Ratcliffe
“Pernyataan yang sangat tidak bijak dari Sir Jim Ratcliffe hari ini. Sekali lagi benar-benar memalukan, baik di depan kamera maupun saat diwawancarai,” tulis kelompok tersebut.
Wali Kota Manchester, Andy Burnham juga ikut menanggapi pernyataan salah satu pemilik Man United tersebut.
"Komentar-komentar ini bertentangan dengan semua hal yang secara tradisional dipertahankan di Manchester," ujarnya dalam unggahan Twitter pribadi.
"Orang-orang dari semua ras, agama, dan tanpa agama telah bersatu selama berabad-abad untuk membangun kota dan institusi kami, termasuk Manchester United."
"Menyuarakan pembatasan tingkat imigrasi adalah satu hal tetapi menggambarkan mereka yang datang sebagai penjajah adalah hal yang sama sekali berbeda."
"Itu tidak akurat, menghina, provokatif, dan mesti ditarik kembali," imbuh Burnham.
Tag: #tanggapan #united #atas #komentar #kontroversial #ratcliffe