Catat, Ini Panduan Memilih Perhiasan di Tengah Kenaikan Harga Emas
Selain emas Antam, terdapat berbagai merek logam mulia yang beredar di Indonesia, mulai dari UBS, Galeri 24, Hartadinata, hingga Sampoerna Gold.()
10:15
11 Februari 2026

Catat, Ini Panduan Memilih Perhiasan di Tengah Kenaikan Harga Emas

Harga emas Antam hari ini, Rabu (10/2/2026) pukul 09.00 WIB, kembali merangkak naik hingga menyentuh Rp 2.954.000 per gram.

Harga emas yang terus naik beberapa waktu terakhir itu membuat sebagian orang  ragu untuk membeli emas. Padahal, terdapat alternatif lain bagi yang ingin membeli emas di tengah gejolak harganya, yakni perhiasan emas.

Berdasarkan data Raja Emas Indonesia, Rabu, harga emas perhiasan 24 K per gram berada di angka Rp 2.620.000. Sementara itu, data Laku Emas menunjukkan harga emas perhiasan 24 K per gram di posisi Rp 2.490.000.

Emas yang diolah ke dalam bentuk perhiasan umumnya memiliki harga yang lebih rendah dari emas batangan. Hal ini karena perhiasan emas umumnya sudah tidak memiliki kadar emas murni alias sudah terdapat campuran logam di dalamnya.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 11 Februari 2026: Masih di Rp 2,95 Juta per Gram, Cek Daftarnya

Meski begitu, perhiasan emas tetap patut dipertimbangkan karena tidak hanya memiliki fungsi lindung nilai, tetapi juga berfungsi sebagai penunjang gaya hidup dengan memiliki nilai estetika.

Perlu dicatat, harga perhiasan emas umumnya mengikuti harga bahan, tetapi tidak persis sama seperti emas batangan. Selain kadar emas yang berbeda, harga perhiasan juga dipengaruhi ongkos pembuatan, desain, serta komponen tambahan, seperti batu berharga atau berlian.

Dengan kata lain, dua perhiasan dengan berat sama bisa memiliki harga yang berbeda. Ini yang membuat pembeli perlu memahami satu hal dasar sebelum memilih, yakni kadar emas.

Kadar emas perhiasan yang cocok untuk sehari-hari

Di pasaran, perhiasan emas hadir dalam  berbagai kadar atau karat mulai dari 24 karat (K), 22K, hingga 18K. Perbedaan kadar ini menunjukkan persentase kandungan emas murni di dalam perhiasan tersebut.

Perhiasan emas 24K memiliki kandungan emas paling tinggi. Namun, karena sifatnya yang lebih lunak, emas 24K kurang ideal untuk pemakaian sehari-hari.

Sementara itu, emas 22K kerap dijadikan opsi bagi konsumen yang menginginkan perhiasan dengan kadar tinggi.

Ilustrasi perhiasan emas.Dok. Unsplash/Eric Fung Ilustrasi perhiasan emas.

Emas 22K mengandung sekitar 91,7 persen emas murni. Emas ini sedikit lebih padat dari kadar 24K, tetapi tetap mudah dibentuk sehingga cocok digunakan untuk perhiasan dengan desain rumit.

Baca juga: Kadar Emas Paling Ideal untuk Perhiasan, Bukan 24 Karat!

Untuk perhiasan yang dipakai secara rutin, kadar emas yang lebih rendah justru lebih praktis. Sebab, campuran logam lain di dalamnya membuat perhiasan lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.

Salah satu kadar yang banyak dipilih adalah emas 18K dengan kandungan 75 persen emas murni dan sisanya terdiri dari logam campuran.

Dikutip dari laman thepalacejeweler.com, Sabtu (30/11/2024), perhiasan emas 18K punya karakter warna kuning hangat yang berkilau dengan daya tahan tinggi.

Emas 18K juga memiliki ruang lebih besar untuk variasi desain, mulai dari kalung berbentuk rantai kecil, gelang dengan ukiran atau desain tertentu, hingga cincin minimalis yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya.

Selain itu, ada pula perhiasan emas dengan kadar 9K. Karena kadar emasnya yang lebih rendah, perhiasan ini cenderung lebih padat dan awet jika dibandingkan kadar emas lain.

Tip memilih perhiasan emas

Selain mempertimbangkan kadar emas, terdapat sejumlah tip untuk memilih perhiasan emas yang tidak hanya bernilai tinggi, tetapi juga dapat dikenakan untuk berbagai kegiatan. Bahkan, bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Berikut adalah empat tip yang bisa diterapkan dalam memilih perhiasan emas.

1.       Pilih desain perhiasan yang timeless

Memilih perhiasan dengan desain yang timeless menjadi langkah bijak. Sebab, model klasik cenderung tidak lekang oleh tren sehingga tetap nyaman dipakai dalam berbagai kesempatan dan tidak cepat terasa usang.

Desain sederhana, seperti kalung dengan rantai tipis atau liontin kecil, biasanya lebih fleksibel untuk  dipadukan dengan berbagai gaya busana.

Kalung Taliku Heart Enamel Necklace 18K Yellow Gold, misalnya, hadir dengan sentuhan enamel berbentuk hati yang manis, tetapi tetap terlihat clean dan elegan. Model seperti ini cocok dipakai sendiri untuk tampilan minimalis atau di-layer dengan kalung lain untuk gaya lebih kasual.

2.       Perhatikan proporsi agar nyaman dipakai sehari-hari

Selain desain, proporsi perhiasan juga perlu diperhatikan. Perhiasan yang terlalu besar atau berat kerap terasa kurang nyaman jika dipakai dalam aktivitas harian, terutama untuk bekerja atau beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Di Balik Kilau Mewahnya, Apakah Perhiasan Emas Bisa Jadi Investasi?

Untuk cincin, misalnya, model dengan bentuk ramping dan detail yang tidak berlebihan cenderung lebih praktis.

Jika menyukai model yang simpel, cincin Emas Brisia Rose Gold 17K Semar Nusantara bisa jadi pilihan. Cincin ini memiliki desain modern dengan sentuhan rose gold yang lembut dan tiga buah berlian.

Proporsinya yang tidak terlalu tebal membuat cincin itu nyaman dipakai seharian dan mudah dipadukan dengan perhiasan lain.

Ilustrasi perhiasan silver atau perak.SHUTTERSTOCK/TorriPhoto Ilustrasi perhiasan silver atau perak.

3.       Hindari detail yang terlalu rumit

Detail tambahan pada perhiasan emas, seperti ukiran rumit atau banyak batu berharga, memang bisa mempercantik tampilan perhiasan. Namun, elemen tersebut biasanya membuat ongkos pembuatan lebih tinggi dan berpengaruh pada harga jual kembali.

Untuk pemakaian rutin, desain yang lebih sederhana terasa lebih praktis. Sebagai contoh, kamu bisa memilih gelang Fussili Series Bangle yang tampil elegan dengan ornamen minimalis.

Bentuknya yang ramping membuatnya mudah dipadukan dengan jam tangan atau gelang lain, baik untuk aktivitas kasual maupun semi-formal.

Model seperti itu juga relatif mudah dirawat dan cenderung lebih tahan terhadap perubahan tren.

4.       Sesuaikan perhiasan dengan gaya pribadi

Perhiasan yang paling “bernilai” adalah yang benar-benar dipakai, bukan hanya disimpan. Oleh karena itu, penting memilih model yang sesuai dengan gaya pribadi.

Bagi yang menyukai tampilan simpel dan tidak mencolok, anting berukuran kecil bisa menjadi pilihan aman.

Baca juga: Mau Beli Perhiasan Emas? Ini Kadar yang Paling Disarankan dan Menguntungkan

Anting Aurum Lab X Andrea Dian – Vibrant dirancang dengan bentuk hoop polos yang elegan sehingga nyaman dipakai sepanjang hari. Model seperti ini cocok untuk melengkapi tampilan kerja maupun acara santai tanpa terasa berlebihan.

Dengan memilih perhiasan yang sesuai karakter, pembelian tidak hanya terasa lebih personal, tetapi juga lebih “worth-it” karena benar-benar digunakan.

Membeli perhiasan emas di tengah harga yang tinggi bukan semata soal mengikuti pergerakan harga.

Memahami kadar emas, memilih desain yang timeless, serta menyesuaikan dengan gaya hidup dapat membantu pembeli mendapatkan perhiasan yang tidak hanya indah, tetapi juga relevan untuk jangka panjang.

Tag:  #catat #panduan #memilih #perhiasan #tengah #kenaikan #harga #emas

KOMENTAR