Kuliah Perbankan Syariah, Ini Peluang Karier yang Dibutuhkan Industri Keuangan
- Program studi Perbankan Syariah hadir sebagai respons atas kebutuhan industri keuangan yang terus berkembang berbasis prinsip syariah.
- Mahasiswa dibekali pemahaman teori keuangan Islam sekaligus keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja.
- Lulusannya memiliki peluang berkarier di berbagai sektor, mulai dari perbankan, lembaga keuangan mikro, hingga fintech syariah.
Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Bank syariah, lembaga keuangan mikro berbasis syariah, hingga fintech halal membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami prinsip keuangan Islam, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik perbankan modern.
Seiring kebutuhan tersebut, minat masyarakat terhadap Program Studi Perbankan Syariah pun kian meningkat. Bandung, sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Jawa Barat, menjadi daerah yang banyak dilirik calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di bidang ini.
Salah satu perguruan tinggi yang membuka Program Studi Perbankan Syariah adalah Universitas Ma’soem. Program ini menarik perhatian karena menawarkan biaya kuliah yang relatif terjangkau, yakni mulai sekitar Rp5 juta per semester, di tengah meningkatnya biaya pendidikan tinggi secara umum.
Komitmen Akses Pendidikan yang Merata
Rektor Universitas Ma’soem, Ir. H. Dadang Mohamad Ma’soem, MSCE, PhD, menegaskan bahwa kebijakan biaya kuliah tersebut merupakan bentuk komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk memastikan pendidikan dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Kami berupaya menjaga keseimbangan antara keterjangkauan biaya dan kualitas akademik, khususnya pada program studi yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Dadang.
Ia menambahkan, Program Studi Perbankan Syariah dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kuat secara konseptual, tetapi juga adaptif terhadap dinamika industri jasa keuangan yang terus berkembang.
Kurikulum Adaptif Berbasis Kebutuhan Industri
Wakil Rektor Universitas Ma’soem, Dr. Tonton Taufik, ST., MBA, menjelaskan bahwa kurikulum Perbankan Syariah disusun dengan mengacu pada kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri keuangan syariah nasional.
“Mahasiswa dibekali pemahaman fiqh muamalah, akad-akad syariah, serta regulasi keuangan Islam. Di sisi lain, mereka juga mempelajari manajemen, akuntansi, hingga pengenalan teknologi keuangan. Tujuannya agar lulusan siap terjun ke dunia kerja, bukan hanya unggul secara teori,” jelasnya.
Menurut Tonton, industri keuangan syariah saat ini menuntut lulusan dengan kompetensi yang komprehensif—memahami nilai-nilai syariah sekaligus menguasai operasional perbankan modern.
Pengalaman Praktik dan Dunia Kerja Nyata
Pembelajaran di Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ma’soem tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman praktik melalui program magang dan pembelajaran berbasis lapangan.
Universitas Ma’soem berada dalam satu ekosistem dengan BPRS Al Ma’soem yang telah memiliki jaringan cabang di berbagai daerah. Keberadaan lembaga keuangan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal langsung aktivitas perbankan syariah, mulai dari pelayanan nasabah, pembiayaan, hingga manajemen risiko.
Pihak kampus menilai pengalaman lapangan menjadi aspek penting dalam pendidikan, mengingat dunia kerja membutuhkan lulusan yang siap secara keterampilan dan mental profesional.
Prospek Karier Lulusan Perbankan Syariah
Lulusan Program Studi Perbankan Syariah memiliki peluang karier yang luas. Mereka dapat berkiprah di bank syariah, lembaga keuangan mikro, koperasi syariah, hingga perusahaan fintech berbasis keuangan halal. Selain itu, berkembangnya industri halal di tingkat global juga membuka peluang karier di skala nasional maupun internasional.
Universitas Ma’soem menekankan bahwa pendidikan perbankan syariah tidak semata-mata berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan etika bisnis sesuai prinsip Islam.
Lingkungan Akademik Berbasis Nilai Keislaman
Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung nilai keislaman, Universitas Ma’soem mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan penguatan etika, integritas, dan tanggung jawab moral. Lingkungan kampus dirancang untuk mendukung proses belajar yang kondusif, religius, sekaligus profesional.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya lulus dengan kompetensi yang mumpuni, tetapi juga memiliki kesadaran etis dalam menjalankan profesinya di sektor keuangan syariah.
Tag: #kuliah #perbankan #syariah #peluang #karier #yang #dibutuhkan #industri #keuangan