Cedera Padel Termasuk 5 Masalah Kesehatan yang Banyak Ditemui
- Seiring perubahan gaya hidup dan demografi, jenis masalah kesehatan yang ditangani fasilitas pelayanan kesehatan pun makin beragam. Selain penyakit infeksi, kini keluhan akibat penyakit tidak menular dan aktivitas sehari-hari juga banyak ditemukan.
Perbedaan wilayah turut memengaruhi jenis masalah kesehatan yang paling sering ditemui. Di beberapa wilayah, layanan kesehatan ibu dan anak masih banyak dibutuhkan.
Sementara itu, di daerah perkotaan, keluhan yang berkaitan dengan gaya hidup dan aktivitas fisik cenderung lebih dominan.
“Kalau ada beberapa area seperti Bekasi dan Cibubur, itu masalah obstetri dan ginekologi, artinya penyakit ibu dan anak itu masih memegang peranan yang sangat penting,” contoh CEO Eka Hospital Group, drg. Rina Setiawati, saat ditemui dalam peresmian Eka Hospital MT Haryono, Jumat (23/1/2026).
5 masalah kesehatan yang banyak ditemukan
1. Masalah kesehatan ibu dan anak
Masalah kesehatan ibu dan anak masih menjadi salah satu isu utama, terutama di wilayah dengan dominasi keluarga muda.
Layanan yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, serta kesehatan reproduksi perempuan masih banyak dibutuhkan.
Kondisi ini tidak terlepas dari faktor demografi, di mana jumlah perempuan usia produktif dan pasangan muda relatif tinggi. Kebutuhan layanan kesehatan pun bersifat berkelanjutan, mulai dari masa kehamilan hingga pascapersalinan.
Ilustrasi diabetes. Pencegahan diabetes tidak selalu dimulai dari obat, tetapi dari perubahan kecil dalam pola hidup sehari-hari yang konsisten dan terukur.
2. Penyakit tak menular di kawasan perkotaan
Di daerah perkotaan, penyakit tidak menular atau lifestyle disease makin mendominasi. Keluhan yang sering ditemui antara lain saraf terjepit dan nyeri pada tulang belakang.
Pola kerja yang banyak duduk, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaan postur tubuh yang kurang tepat menjadi faktor utama munculnya keluhan ini.
“Kalau di daerah perkotaan itu lebih banyak ke lifestyle disease, misalnya yang paling sering itu adalah saraf kejepit atau nyeri pada tulang belakang,” kata Rina.
3. Cedera akibat aktivitas olahraga
Meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga juga berdampak pada bertambahnya kasus cedera.
Salah satu aktivitas yang belakangan banyak diminati adalah padel, yang turut menyumbang kasus cedera olahraga.
“Sekarang kan banyak sekali padel, dan cukup banyak juga kecelakaan yang diakibatkan oleh padel,” ujarnya.
Selain padel, cedera juga kerap terjadi pada aktivitas olahraga lain, terutama ketika persiapan fisik kurang optimal atau teknik yang digunakan tidak tepat.
Akibatnya, olahraga yang bertujuan menyehatkan justru berujung pada masalah kesehatan.
4. Diabetes dan masalah berat badan
Masalah metabolik seperti diabetes serta obesitas atau kelebihan berat badan masih menjadi sorotan dalam pola penyakit masyarakat saat ini.
Pola makan tidak seimbang, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya kasus ini.
“Kemudian diabetes dan masalah obesitas atau overweight masih juga memegang peranan penting,” kata Rina.
5. Penyakit jantung dan gangguan saluran pencernaan
Selain penyakit metabolik, masalah jantung dan gangguan saluran pencernaan juga makin sering ditemui.
Hal ini terjadi karena meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mendorong lebih banyak orang melakukan pemeriksaan sejak dini.
“Sekarang orang sudah lebih aware untuk masalah jantung dan masalah saluran pencernaan,” i Rina.
Deteksi dini menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat ditekan.
Secara umum, pola masalah kesehatan yang banyak ditemui saat ini menunjukkan pergeseran dari penyakit infeksi ke penyakit tidak menular, cedera akibat aktivitas, serta gangguan metabolik.
Perubahan gaya hidup dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan turut memengaruhi jenis layanan kesehatan yang paling dibutuhkan.
Tag: #cedera #padel #termasuk #masalah #kesehatan #yang #banyak #ditemui