9 Fakta Menarik Tahun Baru Imlek dari Sejarah hingga Tradisi Modern di Tiongkok dan Dunia
Tahun Baru Imlek (The Luxury Signature)
20:04
12 Januari 2026

9 Fakta Menarik Tahun Baru Imlek dari Sejarah hingga Tradisi Modern di Tiongkok dan Dunia

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan tradisional yang memiliki makna historis, budaya, dan sosial yang sangat kuat.

Festival ini tidak hanya dirayakan di Tiongkok, tetapi juga oleh komunitas Tionghoa di berbagai negara.

Berikut 9 fakta penting yang menjelaskan latar belakang, makna, dan perkembangan Tahun Baru Imlek dari masa ke masa, seperti dikutip pada laman Wake Forest University.

  1. Tahun Baru Imlek sebagai Perayaan Terpenting di Tiongkok

Tahun Baru Imlek dikenal sebagai perayaan paling penting dalam budaya Tiongkok. Festival ini berfokus pada kebersamaan keluarga dan penghormatan terhadap leluhur.

Pemerintah Tiongkok menetapkannya sebagai hari libur nasional selama sekitar satu minggu.

Momentum ini dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga.

  1. Sejarah Tahun Baru Imlek yang Berusia Ribuan Tahun

Sejarah Tahun Baru Imlek diperkirakan telah berlangsung selama lebih dari 3.500 tahun. Perayaan ini berkembang seiring perubahan sosial dan politik Tiongkok.

Tradisi yang ada saat ini merupakan hasil evolusi panjang dari berbagai dinasti. Nilai spiritual dan budaya tetap menjadi inti perayaannya.

  1. Penentuan Tanggal Berdasarkan Kalender Lunisolar

Tanggal Tahun Baru Imlek ditentukan oleh kalender lunisolar Tiongkok. Kalender ini menggabungkan perhitungan peredaran bulan dan matahari.

Tahun Baru Imlek jatuh pada bulan baru kedua setelah titik balik matahari musim dingin. Oleh karena itu, tanggal perayaannya selalu berubah dalam kalender Gregorian.

  1. Alasan disebut sebagai Festival Musim Semi

Di Tiongkok, Tahun Baru Imlek juga disebut Festival Musim Semi. Penamaan ini merujuk pada dimulainya Awal Musim Semi dalam sistem penanggalan tradisional.

Festival ini melambangkan berakhirnya musim dingin dan awal kehidupan baru. Makna tersebut mencerminkan harapan akan keberuntungan dan kesuburan.

  1. Legenda Nian sebagai Asal-usul Simbol Perayaan

Salah satu legenda terkenal Imlek adalah kisah makhluk mitos bernama Nian. Nian dipercaya menyerang manusia dan ternak pada malam tahun baru.

Masyarakat kemudian menggunakan warna merah dan suara keras untuk mengusirnya. Tradisi petasan dan hiasan merah berasal dari legenda ini.

  1. Peran Dinasti Shang dalam Awal Perayaan Imlek

Beberapa sejarawan meyakini Imlek bermula pada masa Dinasti Shang. Saat itu, masyarakat melakukan ritual pengorbanan untuk dewa dan leluhur.

Upacara tersebut dilakukan pada awal atau akhir tahun. Tradisi ini menjadi cikal bakal perayaan Tahun Baru Imlek.

  1. Penetapan istilah dan makna Nian pada Dinasti Zhou

Istilah “Nian” mulai dikenal luas pada masa Dinasti Zhou. Perayaan tahun baru dikaitkan dengan doa untuk panen yang melimpah.

Penyembahan terhadap alam menjadi bagian penting ritual pergantian tahun. Nilai agraris sangat memengaruhi makna perayaan ini.

  1. Penetapan Tanggal Resmi Pada Dinasti Han

Pada masa Dinasti Han, tanggal Tahun Baru Imlek ditetapkan secara resmi. Hari pertama bulan pertama kalender lunar ditetapkan sebagai awal tahun.

Berbagai tradisi baru mulai berkembang, termasuk membakar bambu untuk suara keras. Kebiasaan ini kemudian berkembang menjadi petasan modern.

  1. Perkembangan Imlek di Era Modern

Pada abad ke-20, perayaan Imlek mengalami perubahan kebijakan pemerintah. Setelah 1949, Imlek kembali ditetapkan sebagai hari libur nasional dengan nama Festival Musim Semi.

Di era modern, tradisi lama berpadu dengan inovasi digital. Perayaan kini mencakup acara televisi, amplop merah digital, dan perjalanan wisata.

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #fakta #menarik #tahun #baru #imlek #dari #sejarah #hingga #tradisi #modern #tiongkok #dunia

KOMENTAR