Pilunya Kisah Aurelie Moeremans, Ungkap Pernah Jadi Korban Grooming di Usia 15 Tahun
Selama bertahun-tahun, Aurelie Moeremans dikenal publik lewat senyum manis di layar kaca dan suara merdunya.
Namun, di balik citra publik yang gemilang, ia menyimpan kepingan masa lalu yang kelam dan traumatis.
Lewat buku berjudul Broken Strings, aktris 32 tahun ini akhirnya memilih untuk berhenti diam dan bersuara.
"Namaku Aurelie, dan ini adalah kisahku. Ikuti aku kembali ke tempat dan waktu yang membentuk diriku, bahkan ke momen-momen yang dulu sempat ingin kulupakan," tulis Aurelia dalam buku Broken Strings dikutip Kompas.com, pada Jumat (9/1/2025).
Buku yang dibagikan secara cuma-cuma melalui tautan di akun Instagram pribadinya ini bukan sekadar curahan hati.
Ia adalah sebuah catatan penyembuhan sekaligus peringatan bagi publik mengenai bahaya laten grooming dan manipulasi dalam hubungan.
Pilunya Kisah Aurélie Moeremans, Ungkap Pernah Jadi Korban Grooming di Usia 15 Tahun
Kisah Aurelie Moeremans alami grooming di usia 15 tahun
Dalam bab-bab awal Broken Strings, Aurelie menceritakan titik balik hidupnya yang bermula saat ia berusia 15 tahun.
Kala itu, ia bertemu dengan sosok laki-laki yang ia samarkan dengan nama ‘Bobby’, yang saat itu telah berusia 29 tahun.
Pertemuan di lokasi syuting iklan menjadi awal dari proses grooming, sebuah bentuk manipulasi di mana orang dewasa membangun ikatan emosional dengan anak di bawah umur untuk tujuan eksploitasi.
Aurelie mengungkapkan bagaimana Bobby perlahan memisahkan dirinya dari realitas, mengontrol cara berpakaian, hingga membatasi komunikasinya dengan dunia luar.
Diberi ancaman hingga dipaksa menikah
Eskalasi kekerasan emosional mencapai puncaknya saat Aurelie menginjak usia 18 tahun.
Dalam narasi yang menyesakkan di bab "Gereja di Waktu Fajar", ia membeberkan kronologi bagaimana dirinya dipaksa menandatangani berkas pernikahan di bawah ancaman yang sangat ekstrem.
Bobby tidak hanya mengancam akan menyebarkan foto-foto pribadi Aurelie yang diambil secara paksa, tetapi juga mengancam keselamatan nyawa orang tua Aurelie.
Pernikahan itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi saat subuh dengan saksi-saksi yang tak ia kenal.
Misi di balik "Broken Strings"
Keputusan Aurélie untuk membagikan buku ini secara gratis di media sosial menunjukkan misinya yang lebih besar.
Ia ingin memastikan bahwa informasi mengenai pola-pola hubungan toksik (toxic relationship) dapat diakses oleh siapa saja, terutama mereka yang mungkin sedang berada di posisi yang sama dengan dirinya sepuluh tahun lalu.
“Ini kisahku, traumaku, tapi juga kesembuhanku,” ungkap Aurelie dalam catatan penutupnya.
Ia menekankan bahwa keberanian untuk pergi adalah bentuk tertinggi dari mencintai diri sendiri.
Buku yang bisa diakses gratis
Melalui kisah Aurelie, kita diingatkan bahwa kekerasan dalam hubungan tidak selalu berupa luka fisik yang kasatmata. Luka psikologis, intimidasi, dan manipulasi emosional sering kali jauh lebih sulit untuk disembuhkan.
Broken Strings menjadi pengingat penting bagi para orang tua dan remaja untuk mengenali tanda-tanda grooming sejak dini. Bahwa cinta tidak seharusnya mengekang, apalagi mengancam.
Bagi Anda yang ingin membaca perjalanan lengkap Aurelie Moeremans dalam memulihkan diri, memoir Broken Strings dapat diakses melalui tautan yang tersedia di profil Instagram resminya @aurelie.
Aurélie Moeremans dan suami
Aurelie Moeremans kini sudah bahagia dengan lelaki pilihan
Setelah melewati badai yang panjang, Aurelie kini telah menemukan pelabuhan hati yang sesungguhnya.
Kebahagiaan terpancar jelas dari kehidupannya saat ini bersama sang suami, Tyler Bigenho, yang ia nikahi pada tahun 2024.
Melengkapi lembaran baru hidupnya yang penuh warna, Aurelie kini juga tengah menantikan kehadiran buah hati pertamanya.
Transformasi dari seorang penyintas yang penuh luka menjadi sosok ibu yang berbahagia ini menjadi bukti nyata bahwa kesembuhan itu mungkin, dan masa depan yang indah selalu menanti bagi mereka yang berani melangkah keluar dari kegelapan.
Tag: #pilunya #kisah #aurelie #moeremans #ungkap #pernah #jadi #korban #grooming #usia #tahun