Sering Jadi Pemicu Keributan: Ini Alasan Istri Mudah Stres saat Melihat Suami Bersantai di Rumah
-
Beban ganda membuat istri tetap memikul tanggung jawab domestik meski bekerja.
-
Riset membuktikan hormon stres istri menurun jika suami ikut membantu rumah.
-
Pembagian tugas rumah tangga yang adil sangat memengaruhi kesehatan fisik istri.
Kebanyakan perempuan, terutama seorang istri merasa kesal dan ingin marah ketika melihat suami bersantai di rumah.
Apalagi, kalau suami bersantai di kala istri sedang sibuk mengurus anak atau menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.
Rupanya dilansir dari Yourtango.com, rasa kesal itu bukan sekadar perasaan seorang istri yang kebetulan memiliki suami cuek atau tak perhatian dengan kesibukannya.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perempuan memang cenderung merasa paling stres justru saat melihat suaminya sedang bersantai melakukan hal-hal normal di rumah.
Berikut ini, beberapa alasan seorang istri lebih stres ketika suaminya berada di rumah.
1. Istri Memikul Beban Ganda
PerbesarIlustrasi pasangan suami istri bertengkar (Freepik/freepik)Dilansir dari Journal of Family Psychology, alasan utama istri gampang stres akibat beban tanggung jawab yang tidak seimbang.
Bagi banyak wanita, mereka tetap memikul tanggung jawab utama dalam mengurus anak dan pekerjaan rumah tangga meskipun mereka bekerja penuh waktu.
Jadi, saat suami punya waktu luang untuk santai, waktu santai bagi istri justru bagaikan barang langka yang mahal harganya.
2. Hormon Stres Istri Naik Saat Suami Santai
Darby Saxbe, peneliti utama studi ini, menjelaskan bahwa tingkat stres pasangan sangat dipengaruhi oleh apa yang dilakukan pasangan lainnya.
Dalam studi yang melibatkan 30 pasangan di Los Angeles, ditemukan pola yang menarik.
Suami lebih mudah rileks jika mereka melihat istrinya masih sibuk bekerja di rumah.
Namun sebaliknya, Istri justru merasa lebih sehat secara biologis atau stres berkurang jika suami ikut membantu pekerjaan rumah tangga.
Kadar kortisol atau hormon stres istri akan turun kalau suami ikut turun tangan membereskan rumah.
3. Pembagian Tugas Belum Adil
Meski zaman sudah maju dan banyak wanita punya karier cemerlang, ternyata masih merasakan pembagian pekerjaan rumah tangga yang masih timpang.
Data menunjukkan sekitar 51 persen pasangan menganggap istri adalah penanggung jawab penuh masalah kebersihan rumah. Sedangkan, tanggung jawab suami mengurus pekerjaan rumah hanya 9 persen.
Dalam hal ini, peneliti memantau aktivitas pasangan setiap 10 menit selama tiga hari.
Hasilnya, rata-rata istri menghabiskan lebih banyak waktu untuk urusan rumah, sedangkan suami punya waktu luang jauh lebih banyak.
Karena itu, Saxbe menegaskan bahwa kualitas hubungan sangat memengaruhi kesehatan fisik seseorang.
Bahkan, ia memberi perumpamaan bahwa membagi pekerjaan rumah tangga secara adil dengan pasangan itu sama pentingnya dengan makan sayur bagi kesehatan.
Artinya, dukungan dari suami bukan cuma sekadar membantu tapi benar-benar membagi tanggung jawab yang bisa mengurangi banyak tekanan mental pada perempuan.
Tag: #sering #jadi #pemicu #keributan #alasan #istri #mudah #stres #saat #melihat #suami #bersantai #rumah