Bill Gates Minta Maaf kepada Staf Gates Foundation atas Relasi dengan Jeffrey Epstein, Akui Pertemuan Itu ‘Kesalahan Besar’
Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft. (Foto: (The Conversation)
15:00
26 Februari 2026

Bill Gates Minta Maaf kepada Staf Gates Foundation atas Relasi dengan Jeffrey Epstein, Akui Pertemuan Itu ‘Kesalahan Besar’

 

— Salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, menyampaikan permintaan maaf langsung kepada staf Bill & Melinda Gates Foundation terkait hubungannya di masa lalu dengan Jeffrey Epstein. Dalam forum dialog internal bersama karyawan, Gates mengakui bahwa menjalin pertemuan dengan Epstein serta melibatkan sejumlah eksekutif yayasan dalam pertemuan tersebut merupakan keputusan yang keliru dan berdampak pada reputasi lembaga filantropi global itu.

Permintaan maaf itu disampaikan dalam pertemuan internal yang digelar Selasa (24/2/2026). Gates menegaskan bahwa relasinya dengan Epstein bertentangan dengan nilai dan tujuan yayasan. Dia menyebut keputusan tersebut sebagai “kesalahan besar” yang tidak sejalan dengan misi organisasi yang sangat bergantung pada kepercayaan publik internasional.

Dilansir dari The Guardian, Kamis (26/2/2026), Gates mengatakan, “Merupakan kesalahan besar menghabiskan waktu dengan Epstein. Saya meminta maaf kepada orang-orang lain yang terseret ke dalam situasi ini karena kesalahan yang saya buat.” Pernyataan tersebut terekam dalam pertemuan internal dan pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal.

Dalam forum tersebut, Gates juga secara tegas membantah keterlibatan dalam kejahatan yang dilakukan Epstein. “Untuk memperjelas, saya tidak pernah menghabiskan waktu dengan para korban maupun perempuan-perempuan di sekitar Epstein,” ujarnya. Pria berusia 70 tahun itu menekankan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam tindakan kriminal ataupun perilaku yang berkaitan dengan eksploitasi seksual dalam kasus tersebut.

Sementara itu, sorotan terhadap relasi keduanya menguat setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (The United States Department of Justice/DOJ) merilis dokumen yang memuat surat elektronik yang ditulis Epstein untuk dirinya sendiri, termasuk klaim bahwa Gates pernah terjangkit penyakit menular seksual dan meminta antibiotik untuk diberikan secara diam-diam kepada istrinya saat itu, Melinda. Namun, secara tegas Gates membantah tuduhan tersebut. 

Selain itu, dokumen yang sama juga memuat foto-foto Gates bersama sejumlah perempuan dengan wajah yang disamarkan. Menanggapi hal ini, Gates menyatakan pengambilan gambar tersebut dilakukan atas permintaan Epstein melalui asistennya.

Dalam kesempatan yang sama, Gates mengakui bahwa dia memiliki dua hubungan di luar pernikahan, masing-masing dengan seorang pemain bridge asal Rusia dan seorang fisikawan nuklir Rusia yang dikenalnya melalui kegiatan profesional. Dia menjelaskan, “Saya tidak melakukan hal yang melanggar hukum dan saya tidak melihat adanya tindakan melanggar hukum.” Gates juga mengakui bahwa hubungan pribadinya itu kemudian dijadikan bahan tekanan oleh Epstein.

Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan pada 2023 bahwa Epstein berupaya menekan Gates terkait hubungannya dengan pemain bridge tersebut, Mila Antonova, setelah Gates menolak bergabung dalam dana amal bernilai miliaran dolar AS yang ingin dibentuk Epstein. Pesan yang dikirim Epstein, menurut laporan itu, bernada ancaman karena dia mengetahui hubungan tersebut dan dapat mengungkapkannya ke publik.

Gates juga mengungkapkan bahwa pada awal pertemuan sejak 2011, dia mengetahui Epstein pernah menjalani hukuman penjara sekitar 18 bulan pada 2008 atas kasus prostitusi anak di bawah umur. Namun, dia mengakui tidak melakukan pemeriksaan latar belakang secara menyeluruh. Dia menyebut fakta bahwa sejumlah tokoh terkemuka lain juga menghadiri pertemuan membuat situasi tersebut terasa “seolah-olah wajar”.

Seorang juru bicara yayasan menyatakan Gates rutin menggelar forum internal dua kali dalam setahun. “Gates berbicara secara terbuka, menjawab sejumlah pertanyaan secara rinci, serta bertanggung jawab atas tindakannya,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan bahwa isu reputasi menjadi krusial bagi lembaga filantropi global yang bermitra dengan berbagai pemerintah dan organisasi internasional.

Selain itu, Gates juga membatalkan kehadirannya sebagai pembicara utama di AI Impact Summit di India, yang dijadwalkan membahas masa depan kecerdasan buatan. Keputusan itu diambil hanya beberapa jam sebelum acara dimulai, setelah sorotan atas hubungannya dengan Epstein meningkat. Menurut laporan The Guardian, yayasan menyatakan pembatalan tersebut bertujuan agar fokus konferensi tetap terjaga dan tidak terdistraksi oleh isu reputasi pribadi Gates.

Kasus ini menempatkan Gates pada persimpangan antara akuntabilitas pribadi dan kredibilitas institusional. Di tengah meningkatnya pengawasan terhadap relasi para miliarder dunia, pengakuan dan permintaan maaf terbuka tersebut menjadi langkah defensif untuk menjaga legitimasi yayasan yang berperan besar dalam agenda kesehatan global.

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tag:  #bill #gates #minta #maaf #kepada #staf #gates #foundation #atas #relasi #dengan #jeffrey #epstein #akui #pertemuan #kesalahan #besar

KOMENTAR