Kapan Mulai Iktikaf Ramadan 2026? Ini Jadwal, Bacaan Niat, dan Tata Caranya
Umat Muslim beriktikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Suara.com/Oke Atmaja)
16:13
26 Februari 2026

Kapan Mulai Iktikaf Ramadan 2026? Ini Jadwal, Bacaan Niat, dan Tata Caranya

Iktikaf di masjid menjadi salah satu ibadah sunah yang paling dinanti saat bulan Ramadan.

Memasuki pertengahan hingga akhir bulan suci, banyak umat Islam mulai mencari tahu kapan waktu terbaik untuk melaksanakan iktikaf agar bisa meraih keutamaan maksimal, terutama di sepuluh malam terakhir.

Selain mengetahui jadwalnya, memahami pengertian, niat, serta tata cara iktikaf juga penting agar ibadah yang dijalankan sesuai dengan tuntunan syariat. Lalu, kapan mulai iktikaf Ramadan 2026?

Sebelum itu, kita pahami dulu makna iktikaf. Secara bahasa, iktikaf berarti berdiam diri atau menetap. Dalam istilah syariat, iktikaf adalah ibadah sunah dengan cara berdiam diri di masjid dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selama melaksanakan iktikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti salat sunnah, membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, serta mengurangi aktivitas yang bersifat duniawi. Fokus utama dari iktikaf adalah memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Mengutip informasi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Rasulullah SAW senantiasa melaksanakan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga akhir hayatnya. Setelah beliau wafat, para istri Rasulullah SAW juga tetap mengamalkan ibadah tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa iktikaf bukan hanya ibadah tambahan, melainkan amalan yang memiliki kedudukan istimewa di bulan Ramadan.

Kapan Waktu Iktikaf Ramadan 2026?

Umat Muslim beriktikaf di Masjid Istiqal, Jakarta, Selasa (12/6). Perbesar Umat Muslim beriktikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Suara.com/Oke Atmaja)

Secara umum, iktikaf tidak memiliki batasan waktu tertentu. Artinya, umat Islam dapat melaksanakannya kapan saja sepanjang tahun, selama dilakukan di masjid dan diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Namun, waktu yang paling utama untuk iktikaf adalah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Rasulullah SAW secara konsisten melaksanakan iktikaf pada periode tersebut.

Dalam hadis riwayat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan:

"Rasulullah SAW melakukan iktikaf pada setiap Ramadan selama sepuluh hari. Pada tahun wafatnya, beliau melakukan iktikaf selama dua puluh hari." (HR. Al-Bukhari No. 2040)

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari 2026.

Dengan demikian, sepuluh malam terakhir Ramadan menurut versi pemerintah akan berlangsung mulai 10 Maret hingga 19 Maret 2026.

Artinya, bagi umat Islam yang ingin mulai iktikaf Ramadan 2026, waktu pelaksanaan iktikaf dapat dimulai sejak malam ke-21 Ramadan, yakni tanggal 10 Maret 2026.

Sepuluh malam terakhir ini memiliki keutamaan besar karena diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Oleh sebab itu, banyak umat Islam memilih untuk fokus beribadah dan menetap di masjid pada periode tersebut.

Umat Muslim beriktikaf di Masjid Istiqal, Jakarta, Selasa (12/6). Perbesar Umat Muslim beriktikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Suara.com/Oke Atmaja)

Niat Iktikaf di Masjid

Agar pelaksanaan iktikaf sampai kepada tujuannya, seseorang perlu meniatkannya di dalam hati. Berikut bacaan niat iktikaf:

Arab:

نَوَيْتُ الاعْتِكَافَ فِي هٰذَا الْمَسْجِدِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitul i’tikaafa fii haadzal masjidi sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya:

"Aku berniat iktikaf di masjid ini sebagai sunah karena Allah Ta’ala."

Niat ini dibaca saat mulai berdiam diri di masjid untuk tujuan iktikaf. Meski sederhana, niat menjadi penentu sah atau tidaknya suatu ibadah.

Tata Cara Iktikaf

Secara umum, tata cara iktikaf cukup sederhana. Setelah berniat, seorang Muslim menetap di masjid dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan beribadah kepada Allah SWT.

Iktikaf sah apabila dilakukan di masjid, terutama masjid yang digunakan untuk salat berjamaah.

Selama iktikaf, dianjurkan untuk mengurangi aktivitas yang tidak berkaitan dengan ibadah. Kita juga dianjurkan untuk menghindari perbuatan sia-sia seperti melakukan percakapan atau kegiatan yang tidak bermanfaat sebaiknya dihindari agar tujuan spiritual tetap terjaga.

Iktikaf dapat dilakukan dalam durasi yang bervariasi, mulai dari beberapa jam hingga sepuluh hari penuh, tergantung kemampuan masing-masing.

Amalan yang Dianjurkan saat Iktikaf

Agar waktu selama iktikaf lebih optimal, berikut beberapa amalan yang dianjurkan:

1. Memperbanyak Salat Sunah

Salat Tahajud, Witir, Dhuha, dan salat sunnah lainnya sangat dianjurkan. Malam-malam terakhir Ramadan menjadi momen terbaik untuk memperbanyak qiyamul lail.

2. Membaca dan Merenungkan Al-Qur’an

Tadarus Al-Qur’an menjadi amalan utama di bulan Ramadan. Selain membaca, memahami dan merenungkan maknanya juga sangat dianjurkan.

3. Berzikir

Mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar dapat memperkuat keimanan serta menenangkan hati.

4. Memperbanyak Doa

Sepuluh malam terakhir adalah waktu mustajab untuk berdoa. Umat Islam dianjurkan memohon ampunan, rahmat, serta kebaikan dunia dan akhirat.

5. Mempelajari Ilmu Agama

Mengisi waktu dengan membaca buku agama, mendengarkan ceramah, atau berdiskusi tentang ilmu syariat juga menjadi amalan yang bermanfaat.

Demikian itu informasi kapan mulai iktikaf Ramadan 2026. Dengan niat yang tulus, persiapan fisik dan mental, serta perencanaan ibadah yang baik, iktikaf dapat menjadi momen refleksi spiritual yang mendalam.

Terlebih di penghujung Ramadan, ketika setiap Muslim berharap dapat meraih Lailatul Qadar dan menutup bulan suci dengan amalan terbaik.

Kontributor : Mutaya Saroh

Editor: Nur Khotimah

Tag:  #kapan #mulai #iktikaf #ramadan #2026 #jadwal #bacaan #niat #tata #caranya

KOMENTAR