Menhub: Masih Ada 5 Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur yang Dirawat
Menhub Dudy Purwagandhi. (Dok. Kemenhub)
22:06
21 Mei 2026

Menhub: Masih Ada 5 Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur yang Dirawat

- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebutkan, masih ada 5 korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang menjalani perawatan.

Kecelakaan maut antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek itu mengakibatkan total 124 korban. Dari jumlah itu, 16 orang meninggal dunia,

“Kejadian ini mengakibatkan 124 korban, termasuk 16 korban meninggal dunia, lima korban yang masih dirawat, dan 103 korban yang sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujar Dudy dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Menhub Ungkap KA Argo Bromo Melaju 108 Km/jam Sebelum Tabrak KRL di Bekasi Timur

Sebagai informasi, kecelakaan antara KRL Commuter Line Nomor KA 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

Dudy sebelumnya menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika rangkaian KRL relasi Bekasi-Cikarang Nomor KA 5181B tertemper mobil taksi di perlintasan sebidang JPL 85.

Akibat kejadian itu, perjalanan kereta terganggu dan satu rangkaian KRL berhenti di Stasiun Bekasi Timur sebelum akhirnya ditabrak KA Argo Bromo Anggrek.

Baca juga: Soal Operator Sinyal Hanya Minta Argo Bromo Rem-rem Sedikit, Ini Tanggapan KNKT

Dalam kronologi yang dipaparkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), KRL Commuter Line 5568A sempat berhenti di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur untuk proses naik turun penumpang setelah insiden tabrakan dengan taksi terjadi.

Setelah itu, KRL sempat bergerak sejauh 1,69 meter sebelum kembali berhenti karena masinis melihat kerumunan warga di jalur hulu. Tak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek datang dan menabrak rangkaian KRL Commuter Line tersebut.

Baca juga: Tabrakan di Bekasi, KNKT Ungkap Argo Bromo Tetap Dapat Sinyal Hijau Usai KRL Tertemper Taksi

KNKT mencatat jeda waktu antara insiden KRL tertemper taksi hingga tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL sekitar 3 menit 43 detik.

Meski demikian, KNKT belum menyimpulkan penyebab utama kecelakaan tersebut karena investigasi masih berlangsung dan sejumlah data tambahan masih dikumpulkan.

Tag:  #menhub #masih #korban #tabrakan #kereta #bekasi #timur #yang #dirawat

KOMENTAR